Berita Kudus
Pedagang Pasar Kliwon Kudus Diminta Tak Simpan Banyak Barang di Kios: Ini Bukan Gudang
Koordinator Pasar Kliwon Kudus mengingatkan pedagang tidak simpan barang banyak di dalam kios.
Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
Penulis: Raka F Pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Aktivitas pedagang Pasar Kliwon di Kabupaten Kudus sudah kembali normal pasca terbakarnya kios nomor 18A, Selasa (16/2/2021) sore lalu.
Koordinator Pasar Kliwon, Sugito mengatakan, banyak pedagang yang menanyakan terkait dibukanya Pasar Kliwon pada hari Rabu (17/2/2021).
Pihaknya mengumumkan kepada pedagang yang lainnya agar dapat beraktivitas seperti biasanya.
Bersama petugas kebersihan, sampah dibereskan sejak pukul 23.00 kemarin.
"Pasar hari ini tetap buka seperti biasa.
Dari kemarin banyak yang tanya dan sudah saya jelaskan tetap buka," ucap dia, saat ditemui di Pasar Kliwon.
Sugito menyampaikan, kejadian itu bisa menjadi pembelajaran untuk pedagang lainnya agar tidak terlalu banyak menyimpan stok barang.
Pasalnya toko konveksi Zam-zam yang dikelola Siti Aminah itu menyimpan banyak barang.
"Ini bukan gudang, kios untuk jualan.
Tapi karena barangnya banyak, jadi pintu kiosnya cuma dibuka sekitar satu meter," kata dia.
Menurutnya, karena kebakaran itu pemilik kios mengalami kerugian sekitar Rp 300 juta sampai Rp 500 juta.
"Kerugian ditaksir Rp 300 juta sampai Rp 500 juta, barang yang bisa dilaksanakan sekitar sepertiganya saja," ujarnya.
Segala kerusakan kios, kata dia, akan menjadi tanggung jawab pemiliknya untuk melakukan perbaikan di sana.
Termasuk instalasi listrik, pemilik kios yang akan berkonsultasi langsung dengan petugas PLN.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pasar-kliwon-kudus.jpg)