Berita Banyumas
Bupati Banyumas Resmikan Rumah Korban Longsor di Banjarpanepen
Rumah baru Sulis merupakan hasil relokasi dan berada diatas tanah seluas 10 ubin
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Bupati Banyumas, Achmad Husein bersama anggota Forkompimda meresmikan 15 rumah, relokasi korban bencana longsor di Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, Jumat (19/2/2021).
Salah rumah yang diresmikan adalah rumah Natalis Sigit Widianto (25) alias Sulis.
Sulis adalah putra sulung Keluarga Basuki yang bersama istri dan dua anaknya menjadi korban tanah longsor di Grumbul Kali Cawang, Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, pada 17 November 2020 lalu.
Dia menjadi satu-satunya anggota keluarga Basuki yang selamat.
Rumah baru Sulis merupakan hasil relokasi dan berada diatas tanah seluas 10 ubin.
Bangunan ukuran kurang lebih 6 x 9 tersebut senilai Rp 50 juta terletak tak jauh dari rumah sebelumnya yang berada di RT 1 RW 1 dan dipindahkan di RT 2 RW 1.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan meminta kepada Kepala Desa dan Camat untuk terus memantau perkembangan Sulis, meski masih mempunyai sisa bantuan tapi tetap harus ada pendampingan.
"Pak Kades Pak Camat tolong pantau perkembangan anak ini, jangan sampai ada yang kurang," katanya kepada Tribunbanyumas.com.
Pada kunjungan ini, Bupati Banyumas menyempatkan membuka hidangan makanan yang ada di rumah anak sebatang kara tersebut.
Setelah ditemukan ada makanan yang cukup, bupati terlihat lega.
Sulis mengaku bahwa bantuan yang diterima sangat cukup bahkan Rp 80 juta diantaranya disisakan untuk didepositokan.
Dia juga berencana mempergunakan uang bantuan itu untuk usaha.
"Mungkin juga saya akan kembali merantau," kata Sulis.
Kepala BPBD Kabupaten Banyumas, Titik Puji Astuti mengatakan pembangunan rumah untuk relokasi ini senilai Rp 40 juta lebih untuk bahan bangunan dan Rp 11,6 juta untuk bantuan ongkos tenaga kerja.
"Untuk pembangunan Rumah Sulis ini sama dengan 15 rumah lain, senilai lebih dari Rp 51 juta.
Ada rumah yang cukup bagus itu biasanya mereka menambah uang sendiri, atau gotong royong dari keluarga dan tetangga," jelasnya. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-banyumas-achmad-husein-bd-budhi-semat-1922021.jpg)