Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

BMKG Segera Pasang Radar Cuaca di Cilacap, Ini Keuntungan Bagi Nelayan

BMKG merencanakan pemasangan radar cuaca di Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap dan ditarget rampung akhir tahun ini.

Tayang:
TRIBUN JATENG/RAYKA DIAH SETIANINGRUM
PASANG RADAR CUACA - Plt Kepala BMKG Dwikorita Karnawati didampingi Anggota Komisi V DPR RI memberikan keterangan terkait pentingnya pemahaman cuaca bagi nelayan Cilacap pada SLCN 2025, Jumat (22/8/2025). Pada tahun ini, BMKG juga akan memasang satu radar cuaca dan ditarget bisa difungsikan mulai awal 2026. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Meningkatnya intensitas bencana hidrometeorologi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merencanakan pemasangan radar cuaca di Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.

Plt Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, radar cuaca berfungsi untuk melakukan observasi kondisi cuaca secara realtime atau jangka pendek dengan pembaruan data setiap 10 menit.

"Dengan radar ini, potensi cuaca ekstrem dapat terdeteksi lebih cepat, sehingga bisa dikeluarkan peringatan dini untuk dua hingga tiga jam ke depan," ujar Dwikorita, Jumat (22/8/2025).

Baca juga: TMMD Gintungreja, Kilang Cilacap Serahkan Bantuan Perangkat Komputer

Baca juga: Sosok Ammy Amalia Fatma Wakil Bupati Cilacap Menangis Saat Bongkar Kasus Kekerasan Anak

Dia menjelaskan, jangkauan radar tersebut mencapai 400 kilometer dari titik pemasangan, sehingga mencakup separuh Jawa Tengah hingga perairan selatan.

"Nelayan sangat diuntungkan karena bisa mengetahui perkembangan cuaca di laut secara lebih akurat," tambahnya.

Dwikorita menyebut, target pemasangan radar cuaca di Cilacap rampung pada akhir tahun ini agar bisa beroperasi pada 2026.

Menurut Dwikorita Karnawati, Cilacap dipilih karena posisinya strategis sekaligus memiliki potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang yang tinggi.

"Saat ini di Jawa Tengah hanya memiliki radar di Semarang untuk bagian utara."

"DIY untuk selatan."

"Sedangkan Cilacap belum terpantau secara maksimal," ungkapnya.

Dia menekankan bahwa radar cuaca penting bagi kawasan Cilacap yang menjadi pusat industri besar seperti Pertamina, termasuk juga jalur perekonomian lainnya.

"Mengingat cuaca ekstrem diprediksi lebih sering terjadi, kami khawatir badai tropis akan berdampak pada nelayan dengan memicu gelombang tinggi dan cuaca buruk di laut," jelas Dwikorita.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti menyambut positif rencana pemasangan radar cuaca tersebut.

"Harapan kami, informasi yang disampaikan memiliki akurasi tinggi agar masyarakat cepat terinformasi jika ada tanda-tanda cuaca ekstrem," kata Novita.

Dia menambahkan, dengan adanya radar cuaca di Cilacap, keselamatan warga terutama nelayan bisa lebih terjaga.

Baca juga: Anyaman Daun Pandan Produk UMKM Cilacap Tembus Pasar Global, Perdana Ekspor ke Hongkong

Baca juga: Ratusan Warga Cilacap Antusias Terima Bantuan Usaha dari BAZNAS

Sekolah Lapang Cuaca

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved