Berita Jateng
PGRI Jawa Tengah Simulasi Tes PPPK untuk Guru Honorer
ersatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Tengah menggelar simulasi dan bimbingan tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
Akibatnya, sebagian besar sekolah negeri saat ini diisi oleh guru-guru honor, khususnya untuk tingkat SD," imbuhnya.
PGRI Jawa Tengah meminta pemerintah melakukan rekrutmen guru-guru PNS untuk mengisi kekurangan dan mengutamakan guru-guru honorer untuk diangkat sebagai PNS.
Tetapi faktanya banyak juga guru honorer yang usianya tidak memungkinkan untuk diangkat menjadi PNS.
PGRI menyambut baik kebijakan pemerintah melakukan perekrutan satu juta guru sebagai ASN berstatus PPPK tahun 2021 sebagai upaya memperbaiki status dan masa depan guru honor.
Muhdi mengungkapkan, dalam sosialisasi perekrutan guru PPPK oleh Dirjen GTK, dijelaskan bahwa guru berstatus PPPK memiliki jaminan yang sama dengan guru berstatus PNS, bedanya hanya satu, tidak mendapatkan pensiun.
"Selain itu, Dirjen GTK menjelaskan, jika pada kesempatan lain, guru berstatus PPPK berkeinginan mengikuti seleksi CPNS masih diperbolehkan sepanjang syarat-syaratnya terpenuhi," ungkap Muhdi.
Karena itu Muhdi mendorong guru-guru honorer tidak ragu-ragu mengikuti seleksi guru PPPK sebagai upaya memperoleh status yang jelas dan memiliki jaminan masa depan yang lebih baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pgri-jateng-simulasi-pppk-guru-honorer.jpg)