Berita Regional
Terdengar Dentuman 2 Kali Diikuti Getaran, Warga dan Pengungsi di Sukabumi Berlarian Keluar Rumah
"Lagi tiduran, tiba-tiba mendengar bunyi dentuman dua kali, pas duduk badan menempel ke dinding terasa bergetar," katanya.
Dilansir dari Antara, Plh. Bupati Sukabumi Zainul mengatakan, berdasar hasil kajian yang dilakukan tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), bencana pergerakan tanah di Kampung Ciherang masuk dalam kategori sedang hingga tinggi.
PVMBG merekomendasikan agar warga yang tinggal di lokasi bencana untuk direlokasi.
Menindaklanjuti hal itu, Zainul mengaku telah berkoordinasi dengan instansi lainnya dan menetapkan untuk tempat relokasi warga menggunakan lahan milik PTPN.
"Kami saat ini sedang menyiapkan berbagai hal, khususnya saranan hunian sementara untuk warga terdampak bencana, agar mereka tidak lama tinggal di pengungsian yang kurang layak," katanya.
Seperti diketahui, dampak dari bencana itu pun sebanyak 57 KK atau 170 jiwa mengungsi dengan rincian 20 KK atau 66 jiwa mengungsi di bangunan SD yang berada di daerah tersebut dan sisanya atau 37 KK (104) mengungsi di rumah kerabatnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Bunyi Dentuman Dua Kali, Lalu Dinding Terasa Bergetar""
Baca juga: Amanda Manopo Tiba-tiba Curhat Tengah Ketakutan karena Seseorang: Hari Ini Dia Ancam
Baca juga: Kurang Ajar, Geng Motor Ayunkan Golok Ke Polisi & Wartawan, Timsus Ciduk Pelaku di Kolam
Baca juga: Seorang Kepala Sekolah Dikeyok Warga hingga Tewas Setelah Digerebek di Rumah Istri Orang
Baca juga: Dalang Penculikan Bocah 4 Tahun yang Viral Ternyata Pecatan TNI, Ini Alasannya Melepaskan Korban
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tim-pvmbg-badan-geologi-menyelidiki-bencana-tanah-bergerak-di-dusun-ciheranng.jpg)