Breaking News:

Berita Kendal

565 Pegiat Wisata dan 100 Atlet di Kendal Bakal Divaksin Tahap 2

Sebanyak 565 pegiat wisata dan 100 atlet di Kabupaten Kendal bakal divaksin Covid-19 pada vaksinasi tahap ke II. Jumlah ini masih separo dari total ju

ISTIMEWA
Ilustrasi - Vaksin Sinovac yang didistribusikan ke Puskesmas Randudongkal Pemalang, beberapa waktu lalu.  

Penulis: Saiful Ma'sum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sebanyak 565 pegiat wisata dan 100 atlet di Kabupaten Kendal bakal divaksin Covid-19 pada vaksinasi tahap ke II. Jumlah ini masih separo dari total jumlah pegiat wisata dan atlet yang terdaftar untuk mendapatkan vaksin.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kendal, Kardiyantomo mengatakan, pihaknya telah mendata 1.500 pegiat wisata untuk mendapatkan jatah dosis vaksin. 

Meliputi pegiat pariwisata dari destinasi yang dikelola Pemda, swasta, wisata desa, pengelola restoran, hingga pedagang di kawasan obyek wisata. 

Hanya saja, Dinas Kesehatan baru memberikan jatah 565 dosis vaksin untuk pegiat wisata. Sisanya harus menunggu alokasi vaksin selanjutnya bahkan tahapan vaksinasi lanjutan. 

"Kita data semuanya ada 1.500 orang. Namun baru kejatah 565 saja," terangnya, Selasa (23/2/2021).

Ia berharap, jatah alokasi vaksin ini dapat diprioritaskan bagi pegiat pariwisata yang sering kontak dengan pengunjung. Seperti petugas pelayanan informasi dan tiket, pemandu wisata, hingga pedagang di lingkungan wisata. 

Dengan itu, skala prioritas bisa diterapkan dengan efektif guna meminimalisir penularan Covid-19 kepada orang-orang yang rentan. 

"Petugas perhotelan dan warung makan juga sedianya masuk. Namun belum mendapatkan alokasi," ujarnya. 

Kasi Peningkatan Prestasi Olaharaga Disporapar Kendal, Zen Yukri Iswandaru menambahkan, pada tahapan vaksinasi ke II ini, dari 145 atlet dan pelatih yang terdaftar baru 100 orang yang mendapatkan alokasi.

Mereka adalah atlet dan beberapa pelatih senior yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) atau KONI Kendal. 

"Skala prioritas kami ya yang masuk KONI atau Puslatkab. Mayoritas adalah atlet senior yang dipersiapkan untuk menuju kejuaraan pra kualifikasi Porprov Jateng dan atlet PON. Sedangkan para atlet Popda atau yang masuk pada Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) menunggu jatah selanjutnya," jelas Zen.

Ia berharap, dengan pencanangan vaksinasi bagi atlet dan pelatih, diharapkan dapat mengembalikan aktivitas latihan atlet sedia kala. Sehingga permasalahan kegiatan olahraga bosa terurai, prestasi-prestasi para atlet pun bisa ditingkatkan kembali sesuai dengan pembinaan atlet masing-masing.

"Saat ini, latihan atlet masih jalan. Rencananya, Puslatkab mulai dicanangkan pada Maret. Ada 20-an cabang olahraga yang nantinya bisa dilatih lebih intens lagi untuk menyiapkan diri mengikuti kejuaraan-kejuaraan selanjutnya," ucapnya. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved