Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Gara-gara Bercanda Peloroti Celana Teman di Acara Hajatan, Darsan Tewas Mengenaskan

Sebabnya, Junaidi marah karena Darsah memeloroti celananya di tengah keramaian acara hajatan.

Sripo/ Ehdi Amin
Junaidi (44) Warga Desa Batay, Kecamatan Gumay Talang, Lahat yang telah membunuh temannya sendiri gegara celananya. 

TRIBUNJATENG.COM, LAHAT - Kematian Darsan (45), warga Desa Sugi Waras, Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat, Sumsel, membawa kesedihan mendalam bagi keluarga, teman dan tetangga.

Bagaimana tidak, Darsan tewas dibunuh Junaidi, teman sepermainannya sejak kecil.

Sebabnya, Junaidi marah karena Darsah memeloroti celananya di tengah keramaian acara hajatan.

Baca juga: Kata Gelay Makin Populer Setelah heboh Nissa Sabyan dan Ayus, Yuk Simak Artinya Biar Makin Gaul

Baca juga: Cara Unik Photocycle Community Semarang Bantu Pedagang: Nglarisi Sedulure Dewe

Baca juga: Kenali Penyebabnya Jika Badan Sering Terasa Pegal, Berikut Cara Mengatasinya

Baca juga: Warung Pak Rudy Sukoharjo Diantre Investor Didatangi Artis Jangan Coba Makan di Sini Kalau Tak Habis

Darsan di mata keluarga adalah sosok yang tak banyak tingkah atau neko neko.

Tak hanya itu, Darsan juga dikenal sosok yang peduli dengan keluarga.

"Pekerjaanya bertani.

Kalau sehari-hari korban orangnya kalem dan pergaulanya juga lurus lurus saja dalam artian tidak minum miras, atau ke pesta.

Pokoknya tidak banyak tingkah keluar rumah saja seperlunya saja," ungkap Wancik, kakak sepupu korban, saat dibincangi, Senin (22/2/2021).

Meski sudah cukup berumur, adik sepupunya tersebut hingga saat ini belum beristri alias masih bujang karena memang sehari harinya lebih banyak dihabiskan untuk bertani dan di rumah saja.

Makanya, sampai Wancik ia tidak menyangka ia akan meninggal dengan begitu cepat dan tragis.

Wancik juga sangat menyayangkan emosi Junaidi (44) Warga Desa Batay, Kecamatan Gumay Talang, Lahat yang menewaskan Darsan tak terkendali.

Padahal apa yang dilakukan adiknya tersebut hanya bercanda.

"Kita sangat menayayangkan apa yang dilakukan Junaidi.

Kalau kita pikir secara akal sehat perbuatan pelaku belum sesuai dengan candaan yang dilakukan, "sesalnya.

Kendati pihak keluarga sudah dapat menerima atas kejadian itu, Wancik berharap agar pelaku dihukum setimpal dengan perbuatanya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved