Breaking News:

Berita Viral

Gubernur Anies Rombak 13 Pejabat, Bagaimana dengan Wali Kota Jakarta Selatan?

13 posisi jabatan tersebut salah satunya adalah Asisten Pemerintahan, Wali Kota Jakarta Pusat, Wali Kota Jakarta Utara

Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria 

Salah satu dari keduanya, jika disetujui Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) DKI Jakarta, akan mengisi posisi yang telah ditinggalkan oleh Marullah Matali, yang telah ditunjuk sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta menggantikan Saefullah (alm).

Pascapenunjukkan Marullah Matali sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah mencari sosok Calon Wali Kota (Cawalkot) Jakarta Selatan.

Jabatan yang kini diisi oleh Isnawa Adji selaku pelaksana tugas (Plt) itu harus melalui pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) sebagai representasi warga Ibu Kota.

Terkait hal tersebut, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi memberikan pandangannya.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menolak kedua sosok Cawalkot Jakarta Selatan yang diusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Keduanya antara lain, Isnawa Adji dan Yani Wahyu Purwoko yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Barat.

Pras mengaku menolak kedua sosok tersebut karena dinilai tidak mencerminkan sikap pemimpin.

Alasan dirinya menolak Isnawa Adji karena masalah banjir yang terjadi di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Minggu (7/2/2021) lalu.

Ketika itu, Isnawa Adji yang meninjau lokasi banjir meneruskan komentar warga yang menyebut banjir sudah biasa dirasakan mereka.

Warga terdampak banjir yang mayoritas merupakan pendatang serta berprofesi sebagai pedagang itu mengaku memilih mengungsi di kios dagangan mereka di Gedung PD Pasar Jaya Pasar Minggu.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved