Breaking News:

Berita Viral

Gubernur Anies Rombak 13 Pejabat, Bagaimana dengan Wali Kota Jakarta Selatan?

13 posisi jabatan tersebut salah satunya adalah Asisten Pemerintahan, Wali Kota Jakarta Pusat, Wali Kota Jakarta Utara

Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria 

Alasannya karena letaknya yang tidak jauh dan menghindari kerumunan di posko pengungsian banjir Pejaten Timur.

Pernyataan Isnawa Adji rupanya dinilai miring Pras.

Pras menilai pernyataan Isnawa tidak memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Harusnya dia cari solusi, misalnya nanti dibuatkan perencanaan dan anggaran untuk (penguatan tanggul) kali-kali di Pesanggrahan atau upaya lain,” kata Prasetyo di DPRD DKI Jakarta pada Selasa (16/2/2021).

Dalam kesempatan itu, Prasetyo merasa heran dengan jawaban Isnawa Adji.

Sebagai orang yang bertugas di Pemkot Jaksel beberapa tahun lamanya dan pernah menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI itu menurutnya harus dapat memberikan jawaban yang tepat.

“Dia kan bekas di LH, harusnya paham banjir, tapi jawabannya seperti itu. Nanti juga pulang lagi (warga) kalau (banjir) surut, itu kan nggak benar. Belum kami tes saja, itu pernyataannya sudah menganulir dia menjadi Walkot,” ungkapnya.

Sementara untuk Yani Wahyu Purwoko, memiliki rekam jejak yang kurang baik ketika menjadi Camat Penjaringan, Jakarta Utara pada 2015 silam.

Yani sempat menodongkan pistol airsoft gun kepada warga Kalideres, Jakarta Barat kala itu.

“Kalau Pak Yani kan beberapa alasan, dulu pernah jadi Camat yang bawa senjata, aroganlah. Jadi punya track record (rekam jejak) yang nggak baiklah,” kata Pras.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved