Berita Kriminal
Guru Les Privat Cabuli Beberapa Murid Laki-laki di Perpustakaan, Alasannya Stress Ditinggal Istri
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara mengungap kasus pencabulan yang dilakuan seorang guru privat.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara mengungap kasus pencabulan yang dilakuan seorang guru privat terhadap empat anak laki-laki di Cilincing, Jakarta Utara.
Empat anak itu berumur 6 hinga 11 tahun.
Wakapolres Jakarta Utara AKBP Nasriadi berserta jajarannya membeberkan kasus tersebut kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Utara, Senin (22/2/2021).
Baca juga: Istri El Chapo Gembong Narkoba Meksiko Ditangkap di Bandara AS
Baca juga: Istri El Chapo Gembong Narkoba Meksiko Ditangkap di Bandara AS
Baca juga: Istri El Chapo Gembong Narkoba Meksiko Ditangkap di Bandara AS
Baca juga: Yuk Makan Ikan dari Griya Bandeng Sukati, Bikin Cerdas Sehat Kuat dan Bergizi
Tersangka MTP (41) memiliki sebuah perpustakaan di Kampung Sepatan, Rorotan, Cilincing Jakarta Utara.
Di perpustakaan itulah MTP mencabuli anak-anak tersebut.
"Jadi modusnya MTP ini adalah membuka perpustakaan umum dan perpustakaan itu dia undang anak-anak untuk bisa ke perpustakaan, yang menariknya adalah dia juga memasang wifi di situ sehingga anak-anak tertarik di situ, baik untuk belajar maupun untuk main game," kata Nasriadi.
MTP memanggil korban untuk datang seorang diri ke perpustakaan lalu melakukan pencabulan.
"Dia melakukan pelecehan terhadap anak laki-laki itu ketika korbannya itu sendiri, dipanggil sendiri kemudian masuk ke ruangan itu dikunci dari dalam, kemudian dilakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak," ujar dia.
Nasriadi mengatakan, para korban diiming-imingi uang Rp 50.000 oleh tersangka.
"Dengan cara memberikan iming-iming materi, jadi si korban diberikan uang Rp 50.000 setiap kali ia melakukan pelecehan terhadap korban," kata Nasriadi.
Kasus itu terungkap ketika orangtua salah satu korban menemukan uang Rp 50.000 di tas putranya.
Saat ditanya, korban kemudian mengaku uang itu dia dapat dari MTP dan menceritakan apa yang dia alami.
Setelah itu muncul tiga korban lagi yang melapor.
Menurut polisi, MTP sudah melakukan pencabulan itu selama lebih dari satu tahun.
Salah satu korban bahkan mengaku sudah berkali-kali dicabuli tersangka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pencabulansd.jpg)