Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banjir Pekalongan

Pengungsi Banjir di Pekalongan, Terima Bantuan dari Dana Kemanusiaan Kompas

Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi banjir di Pekalongan.

Tribun Jateng/ Indra Dwi Purnomo
Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi banjir di Masjid Al Karomah Pekalongan. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi banjir di Pekalongan.

Dana tersebut, berasal dari pembaca Harian Kompas.

Bantuan yang diberikan kepada pengungsi yaitu seperti baju anak, pakaian dalam untuk wanita dan pria, biskuit untuk anak, susu anak, daster, selimut, sarung.

Selain di tempat pengungsian, yayasan dana kemanusiaan Kompas juga memberikan sembako di dapur umum yang berada di GOR Jetayu Pekalongan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Manajer Eksekutif Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Anung Wendyartaka, kepada koordinator pengungsi di Masjid Al Karomah Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

Manajer Eksekutif Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Anung Wendyartaka, yayasan DKK menyalurkan bantuan untuk pengungsi banjir di empat titik.

"Empat titik tersebut berada di Kota dan Kabupaten Pekalongan."

"Lokasinya, di dapur umum Kodim 0710 Pekalongan, pengungsi banjir Masjid Al Karomah, posko banjir di Desa Mulyorejo Tirto, dan di balai desa Pacar," kata Anung kepada Tribunjateng.com, Rabu (24/2/2021) siang.

Pihaknya mengungkapkan, sebelum memberikan bantuan tim DKK melakukan survei ke tempat pengungsian dan dapur umum.

"Sebelum memberikan bantuan, kita survei dulu ke tempat pengungsian untuk mencari kebutuhan warga seperti apa, agar segala bantuan yang diberikan tidak mubazir," ungkapnya.

Menurutnya untuk bantuan yang diberikan di dapur umum berupa minyak goreng 120 liter, kecap berukuran 220 ml sebanyak 96 pack, bawang merah 10 kg, dan bawang putih 10 kg.

Kemudian untuk di tempat pengungsian Masjid Al Karomah yang diberikan berupa 100 sarung, baju anak 80 stel, biskuit 8 kerdus, susu anak 440 buah, 50 daster, pakaian dalam wanita dan pria yang berjumlah 1.500 buah.

"Sedangkan untuk yang di Desa Mulyorejo berupa beras 2,5 ton, mie instan 200 kardus, gula pasir 500 kg, minyak goreng 500 liter, 500 pack teh celup, minyak kayu putih 432 botol, dan obat-obatan."

"Di titik terakhir yang berada di Desa Pacar peralatan mandi, minyak kayu putih 68 botol, minyak telon 24 botol, dan obat-obatan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved