Breaking News:

Berita Semarang

REI Jateng Apresiasi Kebijakan DP KPR Nol Persen

REI Jawa Tengah sangat mengapresiasi langkah yang diberikan pemerintah atas kebijakan uang muka (DP).

Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: sujarwo
tribunjateng/dok
ILUSTRASI. Pameran Perumahan yang digelar oleh REI Jateng 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah sangat mengapresiasi langkah yang diberikan pemerintah atas kebijakan uang muka (DP) untuk kredit pembiayaan properti sebesar nol persen, yang mulai berlaku 1 Maret 2021 mendatang.

“Kami dari REI Jateng tentunya memberikan apresiasi kepada pemerintah atas kebijakan DP KPR nol persen ini. Tentunya kebijakan ini diberikan untuk menggerakkan perekonomian nasional utamanya di sektor properti, yang mana sudah setahun lebih mengalami kelesuan yang luar biasa. Mudah-mudahan dengan adanya kebijakan ini, sektor properti dapat menggerakan kembali roda perekonomian nasional,” ujar Ketua DPD REI Jawa Tengah, Suhartono ketika dihubungi Tribun Jateng, Rabu, (24/2/2021).

Menurutnya, kebijakan ini harus diimbangi juga dengan kemudahan dari pihak perbankan, mengingat kebijakan ini juga berkaitan langsung dengan regulasi perbankan.

“Untuk saat ini pemberian kredit pemilikan rumah (KPR) oleh perbankan memang sudah perlahan-lahan mengalami kelonggaran, dibandingkan kondisi diawal pandemi covid-19 dulu, namun kelonggaran ini belum sepenuhnya optimal. Meskipun begitu, kami tetap optimis semoga langkah yang luar biasa dari pemerintah ini bisa turut membantu mendongkrak sektor properti kembali,” terangnya.

Sementara itu, terkait dengan geliat properti di awal tahun 2021 di Kota Semarang, dikatakan Suhartono rumah subsidi tetap menjadi idaman para konsumen. Adapun untuk mendongkrak sektor properti agar terus bertumbuh, REI Jawa Tengah mengandalkan pemasaran secara digital, agar dapat memudahkan konsumen dalam mencari properti.

Senada, Ketua Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Semarang Raya, Ahmad Arifin juga sangat mendukung dan mengapresiasi pemberian DP KPR nol persen ini.

“Kami tentunya sangat mendukung adanya DP KPR nol persen, karena dengan adanya kebijakan ini dapat turut membantu konsumen dalam membeli properti di tahun 2021. Harapannya banyak konsumen yang memanfaatkan kebijakan ini, sehingga dapat menggerakan roda perekonomian Indonesia. Mengingat untuk sektor properti ini kan juga turut membawahi beberapa bidang usaha yang lainnya, dengan harapan ketika properti kembali berjalan, usaha lainnya juga turut berjalan,” tutur Arifin.

Ia pun juga turut berharap, adanya kebijakan DP KPR nol persen ini dapat ditindaklanjuti dengan pemberian regulasi yang sesuai dari pihak perbankan.

“Tidak hanya dari segi perbankan saja, kami pun juga berharap semua pihak yang terkait dengan sektor properti ini dapat turut memberikan kebijakan-kebijakan yang mendukung DP KPR nol persen ini. Kami harapkan adanya sinergi yang baik dari semua pihak,” imbuhnya.

Arifin menuturkan di awal tahun 2021 ini, sektor properti sudah mulai menunjukkan pergerakan kembali dibandingkan dengan kondisi di awal pandemi, dengan peningkatan sekira 10 hingga 15 persen.

“Dalam hal peningkatan saat ini, menunjukkan rumah subsidi masih menjadi yang paling dominan dicari konsumen, selain itu juga rumah non subsidi yang kelas menengah dengan harga properti mulai dari Rp 250 juta hingga Rp 500 juta,” paparnya.

Guna mendukung sektor properti tetap bertumbuh, dikatakannya REI juga saling berkoordinasi dan bersama-sama memberikan dukungan kepada para anggotanya, dengan turut membantu apabila terdapat kesulitan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved