Berita Otomotif
Daftar 21 Mobil Terkena Penghapusan Pajak PPnBM Mulai Maret 2021 & Perkiraan Harga Terbaru
Pemerintah secara resmi akan memberlakukan skema insentif pajak PPnBM Nol Persen alias gratis untuk beberapa jenis mobil, mulai Maret 2021.
TRIBUNJATENG.COM - Pemerintah secara resmi akan memberlakukan skema insentif pajak PPnBM Nol Persen alias gratis untuk beberapa jenis mobil, mulai Maret 2021.
Dengan adanya pemberlakukan kebijakan tersebut, diprediksi harga beberapa jenis mobil baru pun akan mengalami penurunan.
Beberapa pabrikan mobil di antaranya Toyota, Honda, Suzuki hingga Mitsubishi pun diperkirakan bakal mematok harga baru berdasarkan penghitungan penurunan PPnBM ini.
Baca juga: Menkeu Sri Mulyani Resmi Bebaskan Pajak Mobil Mewah Baru Selama 10 Bulan
Kementerian Perindustrian pun resmi mengeluarkan regulasi model-model mana saja yang bisa menikmati insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah ( PPnBM) 0 persen.
Aturan tersebut tertuang pada Kepmenperin No. 169 Tahun 2021, tentang Kendaraan Bermotor dengan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Ditanggung oleh Pemerintah pada Tahun Anggaran 2021.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang, menyatakan kendaraan yang bisa menikmati insentif ini harus memenuhi kandungan komponen buatan lokal.
"Harus memenuhi persyaratan pembelian lokal (local purchase) yang meliputi pemenuhan jumlah penggunaan komponen yang berasal dari hasil produksi dalam negeri yang dimanfaatkan dalam kegiatan produksi kendaraan bermotor paling sedikit 70 persen," tulis aturan tersebut, yang diundangkan, Jumat (26/2/2021).
Total terdapat 115 jenis komponen yang bisa masuk dalam perhitungan kandungan lokal, sesuai bleid yang keluar.
Dalam regulasi itu juga dicantumkan langsung total ada 21 model mobil yang bisa memanfaatkan insentif pajak.
Total terdapat enam merek yang bisa memanfaatkan fasilitas tersebut, yaitu Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Honda, Suzuki, dan Wuling.
Nissan disebut juga dalam regulasi, namun karena insentif PPnBM ini dikenakan pada Harga Pokok Penjualan (HPP) alias harga pabrik, maka nama Nissan Livina tercantum dalam payung Mitsubishi.
Selain pembelian komponen lokal 70 persen, insentif ini juga hanya bisa dinikmati oleh mobil dengan kubikasi mesin 1.500 cc ke bawah, termasuk di dalamnya kategori sedan dan kendaraan berpenggerak 4x2.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, insentif penurunan PPnBM ini untuk kendaraan di bawah 1500 cc yakni kategori sedan dan 4x2.
Dengan adanya insentif ini, kata Airlangga, diharapkan konsumsi masyarakat berpenghasilan menengah ke atas akan meningkat, serta meningkatkan utilitas industri otomotif dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2021.
Insentif PPnBM ini rencananya dilaksanakan selama 3 tahap dalam waktu 9 bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/all-new-nissan-livina-vs-xpander.jpg)