Breaking News:

Berita Semarang

Razia Balap Liar di Ungaran, Satlantas Polres Semarang Ringkus 55 Orang

Sebanyak 55 orang pelaku balap liar yang sering meresahkan warga berhasil diamankan personil Satlantas Polres Semarang, Senin (1/3/2021) malam.

Istimewa
Puluhan pelaku balap liar saat diamankan petugas Satlantas Polres Semarang, Senin (1/3/2021) malam. (IST) 

Penulis: M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sebanyak 55 orang pelaku balap liar yang sering meresahkan warga berhasil diamankan personil Satlantas Polres Semarang, Senin (1/3/2021) malam.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Adiel Aristo mengatakan dari patroli yang dilakukan pelaku balap liar seringkali memanfaatkan lokasi seperti di Stadion Wujil maupun Exit Tol Ungaran.

"Mereka biasanya melakukan aksi balap liar yang notabene melanggar aturan lalulintas karena membahayakan diri sendiri dan orang lain sekira pukul 01.30 dini hari," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (2/3/2021)

Menurut AKP Aristo, adapun total barang bukti sepeda motor yang digunakan pelaku balap liar dan telah diamankan petugas sebanyak 70 unit.

Ia menambahkan, kepada para pelanggar keselamatan lalulintas tersebut petugas langsung memberikan sanksi tilang. Sedangkan untuk mereka yang masih dibawah umur diberikan pembinaan.

"Kami juga akan mendalami praktik bengkel ilegal yang diduga terlibat dalam aksi-aksi balap liar karena rata-rata kendaraan telah dimodifikasi," katanya

Pihaknya mengungkapkan, perilaku aksi balap liar melanggar pasal 115 Undang-undang no 22 tahun 2009 karena berpotensi menimbulkan kegaduhan. Kemudian rentan menyebabkan kecelakaan baik dari para pembalap, penonton maupun pengguna jalan lainnya.

AKP Aristo menyatakan, para pelaku yang mayoritas menggunakan kendaraan tidak sesuai standar juga menyalahi aturan lain tersendiri. Karenanya dari sisi hukum dapat dikenakan pasal berlapis.

"Adapun ancaman hukuman pidana dari aksi balap liar ini maksimal 1 tahun penjara dan denda maksimal Rp 3 juta. Maka saya mengimbau kepada bapak ibu sekalian agar mengawasi anaknya jangan sampai ikut atau terlibat dalam aksi balap liar," ujarnya (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved