Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

2 Juta Permen Jahe Karanganyar Diekspor ke Amerika, Harganya Rp 1,5 Miliar

Olahan permen jahe dari Kabupaten Karanganyar diekspor atau dipasarkan hingga luar negeri. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Olahan permen jahe dari Kabupaten Karanganyar diekspor atau dipasarkan hingga luar negeri. 

Permen yang diproduksi PT Indo Tropikal Grup yang terletak di Tegalasari RT 1 RW 8 Kelurahan Bejen Kabupaten Karanganyar itu diekspor perdana hingga Amerika atau Negeri Paman Sam.

Tempat produksi itu berdiri sejak 2017 lalu.

Owner, Toni Winata menyampaikan, ini pertama kali produk permen jahe diekspor ke Amerika.

Ada sejumlah 2 juta permen dengan nilai Rp 1,5 miliar yang akan dipasarkan di luar negeri.

"Sebelumnya kita sudah trial hingga akhirnya bisa ekspor. 2 juta permen, Satu kontainer. Nilainya Rp 1,5 miliar," katanya saat acara pelepasan ekspor perdana pada Kamis (4/3/2021). 

Toni menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan kontrak atau kerja sama dengan brand asal Amerika untuk memasarkan produk lokal itu ke luar negeri selama satu tahun.

Dalam kurun waktu setahun, pihaknya akan mengirim 9 kontainer yang berisi permen jahe. Menurutnya, khasiat jahe yang dapat meningkatkan imunitas itu banyak dibutuhkan di Amerika

"Ini kerja sama. Lahan tanamnya di Karangpandan. Ada enam hektare. Tapi kedepan target ada perluasan hingga 20 hektare. Sistemnya yang punya lahan kita gaji dan bekerja di lahan sendiri. Pupuk dan bibit SOP-nya dari kita. Nanti bagi hasil," ucapnya. 

Dia menuturkan, ada sebanyak 45 karyawan yang bekerja di tempat pengolahan permen jahe. Lanjutnya, para karyawannya dapat memproduksi sekitar 50 ribu permen jahe dalam sehari. 

Toni mengungkapkan, kedepannya selain membuat produk lain semacam suplemen minuman, pihaknya juga akan memasarkan produk jahe dengan brand yang berbeda ke wilayah Indonesia. 

Dalam kesempatan itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono turut hadir saat acara pelepasan ekspor perdana olahan jahe itu ke luar negeri. 

"Jahe ini dihasilkan dari Karanganyar, organik. Semoga ini terus berkelanjutan  dengan jumlah yang akan lebih besar. Mungkin akan disusul produk lain," ungkapnya. 

Juliyatmono mengatakan, tidak menutup kemungkinan akan bermitra dengan para petani lokal. Sehingga petani mendapatkan keuntungan dari hasil kerja sama tersebut. 

"Produk lain yang bisa diekspor kita inventaris lagi. Mungkin juga bermitra dengan petani. Jahe kan tidak mungkin ditanam sendiri. Kan harus bermitra dengan petani," pungkasnya. (Ais). 

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved