Breaking News:

Vaksinasi

Ketua MUI Batang Minta Pemkab Sosialisasi Aturan Hukum Vaksin Saat Puasa

MUI mendorong agar Pemerintah Kabupaten Batang sosialisasi aturan hukum islam pemberian vaksin saat Ramadan.

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang, KH Zainul Iroqi, mendorong agar Pemerintah Kabupaten Batang untuk segera melakukan sosialisasi secara masif pada masyarakat, terkait aturan hukum islam pemberian vaksin saat Ramadan.

Pasalnya saat ini program vaksinasi tahap dua bagi pelayan publik dan masyarakat rentan masih terus dilakukan dan diprediksi hingga Ramadan.

“Pemberian dosis vaksin Covid-19 dimungkinkan akan berlangsung hingga Ramadan maka ini harus hati hati, dikhawatirkan akan timbul kontroversi,” tutur Zainul Iroqi, Kamis (4/3/2021).

Menurut Zainul Iroqi, sosialisasi vaksinasi di Bulan Ramadhan perlu dilakukan sebelumnya, Pemkab Batang juga bisa menggandeng para alim ulama dalam memberikan penjelasan pada masyarakat.

“Kalau vaksinasi digelar pada bulan puasa, dan masyarakat sedang puasa, maka ini mesti perlu sosialisasi sebelumnya. 

Jadi ulama ulama, MUI diminta untuk menjelaskannya dulu terkait bagaimana hukumnya,” jelasnya.

Dia menelaskan bahwa pada prinsipnya pemberian vaksin pada Bulan Ramadan tidak akan membatalkan seseorang yang sedang menjalankan ibadah puasa. 

Sebab, yang dapat membatalkan puasa, yaitu masuknya makanan atau cairan dari lubang-lubang anggota tubuh manusia yang terbuka ke dalam perut.

“Tidak membatalkan puasa, yang membatalkan puasa kalau kita memasukkan sesuatu ke lubang lubang yang jelas, seperti lubang mulut, telinga, hidung, dubur,” ujarnya.

Zainul Iroqi pun berpendapat, bahwa apabila dimungkinkan, maka pemberian vaksinasi pada Bulan Ramadhan bagi umat Islam dapat digelar pada malam hari.

Karena pada saat itu (setelah buka puasa), umat islam sedang dalam kondisi bagus. 

Apalagi yang disuntikkan ini bukan hal biasa, dimana orang masih ragu ragu.

“Kadang orang berpuasa itu ada rasa takut, lemas, dan sebagainya. Maka, tidak apa apa jika pelaksanaan vaksinasi digelar pada malam hari," pungkasnya.

Penulis: dina indriani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved