Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Ketua DPC Demokrat di Jateng Mengaku Dirayu Mbak Ayu Gabung KLB, Diimingi DP Rp 30 Juta

Beberapa Ketua DPC Partai Demokrat kabupaten/kota di Jawa Tengah mengaku pernah ditawari untuk ikut dalam 'gerbong baru' kepemimpinan partai.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: m nur huda
KompasTV
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang, Sumatera Utara, Jenderal (Purn) TNI Moeldoko menyampaikan pidato politik pertamanya, Jumat (5/3/2021) malam. 

Penulis: Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beberapa Ketua DPC Partai Demokrat kabupaten/kota di Jawa Tengah mengaku pernah ditawari untuk ikut dalam 'gerbong baru' kepemimpinan partai.

Mereka ditawari iming-iming uang hingga ratusan juta rupiah untuk mendukung KLB.

Satu di antaranya yakni Ketua DPC Demokrat Kabupaten Pekalongan, Mashadi.

Dia menceritakan pernah ditemui dua mantan pemimpin Demokrat di Jateng, yakni Bambang Susilo yang merupakan eks-Ketua DPC Blora dan Ayu Palaretin eks Ketua DPC Kabupaten Tegal.

Bambang Susilo
Bambang Susilo (Tribun Jateng/Rifqi Gozali)

Baca juga: AHY dan Ratusan Kader Demokrat Akan Datangi Kemenkumham Tegaskan Legalitas DPD-DPC

Baca juga: Nama Moeldoko Menggema dalam Rakorda DPD Demokrat Jateng

Baca juga: Gatot Nurmantyo Pernah Ditawari Jadi Ketum Demokrat: Tak Mungkin Saya Congkel Mata Anaknya

Baca juga: Mahfud MD Sebut Ketua Umum Partai Demokrat yang Diakui Pemerintah Saat Ini Masih AHY

Keduanya dipecat karena menyuarakan KLB kepada kader lain.

"Sekitar dua pekan yang lalu, hari Minggu, saya diajak seseorang yang mana mantan Ketua DPC yakni Mbak Ayu di satu kafe di Kota Pekalongan, saya ada buktinya rekaman 30 menit. Saya ditawari bergabung mengikuti KLB dengan iming-iming uang. DP-nya Rp 30 juta," kata Mashadi di tengah-tengah Rakorda Demokrat.

Jika mau, lanjutnya, DP tersebut akan langsung diserahkan dengan tanda tangan.

Namun, ia menuturkan untuk bertekad tidak akan mengkhianati Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) apapun risikonya.

"Berkali-kali saya dibujuk rayu dengan berbagai dalih. Katanya saya mau diganti sebagai Ketua DPC. Namun saya bersikukuh satu tujuan mendukung AHY," tandasnya.

Tidak cukup di situ, sebelum dirinya pulang dari kafe tersebut, lalu datang eks-Ketua DPC Demokrat Blora, Bambang Susilo yang mana menawarkan serupa dengan Ayu Palaretin.

"Dia malah to the point yang meminta saya untuk bergabung. Yang katanya Demokrat pada 2024 (pemilihan presiden/pilpres) mau mencalonkan putranya bapak presiden. Itu katanya. Saat itu saya juga tidak mau," tandasnya.

Namun, upaya Bambang tidak cukup sampai di situ.

Ia mendatangi rumah Mashadi setelah tidak lama pulang dari kafe.

"Sampai ke rumah, ternyata saya diikuti. Mas Bambang dan satu temannya datang ke rumah saya. Saat itu saya berada di kamar dan mobil untungnya diparkir di belakang rumah sehingga mereka tidak tahu apakah saya sudah di rumah atau belum. Lalu saya minta orang rumah untuk bilang bahwa saya ke Semarang untuk mengantar anak kuliah, setelah itu mereka pergi," ucapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved