Breaking News:

Berita Kebumen

Harganya Fantastis, Garam Piramid Mulai Dikembangkan di Kebumen

Selain garam konsumsi, Kugar 'Cirat Segoro Renges' dengan 26 anggota, juga menghasilkan garam kosmetik

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
Istimewa
Kunjungan Menteri Perikanan dan Kelautan di Kampung Garam Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit Kebumen, Jumat (12/3/2021) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Umumnya masyarakat mengenal garam dengan tekstur lembut atau yang bertekstur kasar (krosok).

Tetapi ternyata ada jenis garam berbentuk menyerupai piramid. Bulir-bulir garam piramid terbentuk secara alami. 

Harga garam piramid pun lebih tinggi, mencapai Rp 250.000 perkilogram.  

Tak ayal, karena harga jualnya yang tinggi, sebagian petani garam mulai melirik usaha ini. 

Demikian halnya Kelompok Usaha Garam (Kugar) 'Cirat Segoro Renges' di Kampung Garam Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit Kebumen yang tengah berusaha mengembangkan produksi garam piramid.

Masalahnya, butuh infrastruktur rumah kaca yang sekarang belum tersedia di Kampung Garam.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono saat berkunjung ke Kampung Garam, Jumat (12/3/2021) lalu, meminta jajarannya membantu kelompok petambak untuk menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan.

"Bisa dibuatkan nanti rumah kacanya. Satu blok dulu untuk model," ujar Menteri Trenggono, (12/3/2021) lalu. 

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL), TB Haeru Rahayu mengaku akan langsung melakukan konsolidasi internal membahas rencana pembangunan rumah kaca untuk produksi garam piramid, termasuk dengan Pemkab Kebumen

Trenggono juga mendorong masyarakat untuk memasarkan garam secara online.  Penjualan garam secara online, menurut dia, dapat mempermudah transaksi penjual dan pembeli sehingga penyerapan garam bisa lebih maksimal. 

Ketua Kelompok Usaha Garam (Kugar) 'Cirat Segoro Renges' Desa Tlogopragoto, Budi Santoso, mengakui penjualan garam via online atau media sosial belum pihaknya belum maksimal selama ini. 

"Kebanyakan yang beli datang langsung. Tapi ke depannya memang harus online. Kami harap ada pendampingan," urai Budi Santoso.

Selain garam konsumsi, Kugar 'Cirat Segoro Renges' dengan 26 anggota, juga menghasilkan garam kosmetik.

Harga jualnya mencapai Rp 30.000 sampai Rp 40.000 perkilogram dengan pangsa pasar di DI Yogyakarta hingga Lampung. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved