Breaking News:

Berita Solo

Sudah 3 Netizen Dipanggil Polresta Solo Diduga Menghina Gibran di Medsos

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, ketiga orang itu dipanggil polisi untuk diminta keterangan.

ISTIMEWA
AM, netizen asal Slawi, Tegal, dipanggil Polresta Solo setelah menulis komentar di medsos soal keterlibatan Gibran Rakabuming di dunia sepakbola. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polresta Solo sudah menangkap tiga orang pemilik akun yang berkomentar miring dan dianggap hoax.

Penangkapan total 3 orang itu, semenjak polisi mengaktifkan tim khusus cyber bernama Virtual Police.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, ketiga orang itu dipanggil polisi untuk diminta keterangan.

Termasuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui video pernyataan.

"Sudah 3 akun yang terjaring, mengunakan Virtual Police Polresta Solo," ungkapnya kepada TribunSolo.com di Mapolresta Solo, Senin (15/3/2021).

Ade membeberkan, polisi pertama pada menagkap SF pada Senin, 18 Januari 2021 lalu.

"SF di grup Info Cegatan Solo (ICS) berkomentar kasus Flyover Manahan yang tidak sesuai fakta, sehingga mengandung fitnah menyasar polisi," aku dia.

Kedua lanjut dia pada tanggal 8 Maret 2021 dengan tertangkapnya RIA.

Pemuda tersebut membuat komentar dalam postingan berita tentang kawasan Kestalan dan Gilingan diawasi Drone Polresta Solo.

"Menulis polisi dapat jatah bulanan dari bisnis esek-esek," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved