Breaking News:

Pelecehan Seksual

Perempuan Tunanetra Semarang Disuruh Pegang Alat Vital: Lapor Polisi Tak Ada yang Percaya

Aninda seorang disabilitas tuna netra low vision menjadi korban kekerasan seksual. 

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Shutterstock
Ilustrasi 

Penulis : Iwan Arifianto 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aninda seorang disabilitas tuna netra low vision menjadi korban kekerasan seksual. 

Pelaku tak lain adalah orang terdekat yang seharusnya menjaga dirinya yaitu ayah tirinya sendiri. 

Dia mengingat pengalaman pahit yang dialaminya begitu membekas.

Hingga merubah hidupnya untuk membela para  disabilitas yang menjadi korban serupa dirinya. 

Dia mulai bercerita ketika itu masih kuliah duduk di semester 6 di sebuah kampus swasta ternama di Kota Semarang. 

Ibunya yang seorang janda hendak menikah dengan seorang pria kenalannya. 

Berhubung hendak menikah pria itu sudah cukup dekat dengan keluarganya. 

Bahkan untuk pulang pergi ke kampus dia diantarkan oleh calon suami ibunya itu. 

Pada suatu ketika, dia diajak mampir ke rumah kontrakannya dengan alasan pelaku hendak meracik minuman sirup dagangannya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved