Breaking News:

Berita Karanganyar

Warga Kebakkramat Ini Nekat Main Qiu-Qiu, Alasannya Pusing Tak Ada Kerjaan

Buruh harian lepas berinisial S (41) nekat main Qiu-qiu bersama rekannya karena pusing tak ada kerjaan.

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Buruh harian lepas asal Desa Alastuo Kecamatan Kabupaten Karanganyar berinisial S (41) nekat bermain Qiu-qiu bersama rekannya karena pusing tidak ada kerjaan.

Sebelumnya S bekerja sebagai buruh di sebuah proyek bangunan. Namun karena adanya pandemi, dia tidak bekerja lagi di proyek bangunan tersebut. Lantaran terdesak kebutuhan ekonomi, S lantas memutuskan bermain judi

S diamankan kepolisian bersama empat orang rekannya saat bermain Qiu-qiu di lahan parkir sekolahan pada Sabtu (20/2/2021) malam. 

"Modalnya paling Rp 2 ribu. Dapatnya paling banyak Rp 100 ribu. Uangnya buat kebutuhan rumah. Itu tidak janjian, tahu-tahu ada yang kumpul. Kita pikiran pusing, ya ikut main," katanya kepada Tribunjateng.com saat konferensi pers di Kantor Satreskrim Polres Karanganyar, Selasa (16/3/2021). 

Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla mengungkapkan, sebelumnya anggota juga berhasil mengamankan empat orang yang kedapatan bermain Qiu-qiu di rumah warga wilayah Kecamatan Kebakkramat. Di dua lokasi, polisi mengamankan sembilan orang.

Dari para pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa kartu, uang senilai Rp 1,6 juta dan dua tikar yang digunakan sebagai alas duduk. Lebih lanjut, pengungkapan kasus penyakit masyarakat ini berdasarkan infromasi dari masyarakat. 

"Mari sama-sama kita mencegah dari penyakit masyarakat (Pekat) di wilayah Karanganyar. Identitas dari yang memberikan infomasi akan kami lindungi," ungkapnya. 

Atas perbuatannya, para pelaku diancam Pasal 303 KUHP dengan ancaman paling lama 10 tahun penjara.  atau denda paling banyak Rp 25 juta. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved