Berita Semarang
BREAKING NEWS: Pembunuh Wiwin di Gunungpati Semarang Ditangkap Polisi, Ini Motif Pelaku
Polrestabes Semarang akhirnya meringkus pelaku pembunuhan terhadap Wiwin L (31), warga Jatirejo, Gunungpati, Kota Semarang
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polrestabes Semarang akhirnya meringkus pelaku pembunuhan terhadap Wiwin L (31), warga Jatirejo, Gunungpati, Kota Semarang pada Kamis (18/3/2021) sore kemarin.
Pelaku yang diketahui bernama Erik J (29) ditangkap oleh anggota Satreskrim Polrestabes Semarang di daerah Kudus beberapa jam setelah peristiwa pembunuhan terjadi.
Saat peristiwa pembunuhan, Erik memukul kepala korban kemudian mencekik leher korban hingga meninggal di kamar rumah korban.
Baca juga: Sebut Cikeas Dinasti Korup, Surip ASN Pati Minta Maaf ke Partai Demokrat
Baca juga: 2 Murid Tuna Grahita di Semarang Mesum di Dalam Kelas Tepergok Guru, Siswi Hamil: Lihat Video
Baca juga: Viral Motor Dinas Ketua RT di Karanganyar, Ketua RT Lain Iri: Kok Saya Tidak Dapat?
Baca juga: Berani-beraninya Kader Pemuda Pancasila Pukul Perwira TNI Kopassus, Markas PP pun Diratakan
Erik merupakan mantan suami Wiwin dan sudah bercerai sejak sekitar sebulan lalu.
Diungkapkan oleh Wakapolrestabes Semarang AKBP IGA DP Nugraha, motif pelaku yakni cemburu kepada korban lantaran korban dekat dengan lelaki lain.
"Sebenarnya pelaku ini mantan suami korban, namun masih cemburu terhadap korban karena korban mau menikah lagi dengan laki-laki lain, laki-laki pilihannya," tuturnya saat konferensi pers di Mapolrestabes Semarang pada Jumat (19/3/2021) hari ini.
Kronologi kejadiannya, Erik semula datang ke rumah Almarhum Wiwin pada pagi hari.
Pertemuan tersebut berakhir dengan perseteruan.
Saat itu Erik juga mengaku melihat isi percakapan Wiwin dengan lelaki lain melalui aplikasi WhatsApp yang membuatnya kesal.
"Saya jengkel.
Dulu katanya kami mau pisah baik-baik tapi malah begitu, malah ada cowok lain," kata Erik ketika ditanyai awak media.
Setelah melakukan tindakan keji itu, Erik langsung melarikan diri bersama anak lelakinya yang berumur sekitar 6,5 tahun menggunakan motor ke rumahnya di daerah Goa Kreo.
Tak hanya membawa anaknya, Erik juga mengaku membawa lari kalung dan ponsel milik korban.
Setelah sampai rumah, Erik bersama anaknya pergi tanpa tujuan ke daerah Kudus menggunakan mobil.
"Saya kabur tidak tahu arah, cuma menenangkan (diri), saya ingin ketemu anak saya," katanya.