Breaking News:

Berita Slawi

Harga Ikan di Pasar Trayeman Slawi Rata-rata Naik Rp 2 Ribu dari Harga Biasanya. 

Sudah seminggu terakhir harga ikan di Pasar Trayeman Slawi naik kisaran Rp 28 ribu-Rp 32 ribu per kg.

Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Arin, pedagang ikan di Pasar Trayeman Slawi Kabupaten Tegal, saat sedang melayani pembelinya pada Jumat (19/3/2021). Harga ikan saat ini sedang mengalami kenaikan terutama jenis ikan laut, rata-rata kenaikannya Rp 2 ribu - Rp 3 ribu per kilogram dari harga biasanya. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sudah seminggu terakhir harga ikan di Pasar Trayeman Slawi Kabupaten Tegal naik kisaran Rp 28 ribu - Rp 32 ribu per kilogram.

Jenis ikan yang mengalami kenaikan harga mulai dari ikan bawal, kakap, layang, dan bandeng.

Pedagang ikan di Pasar Trayeman Slawi, Arin mengatakan, faktor cuaca yang ekstrem mempengaruhi harga jual karena ikan yang didapatkan nelayan tidak seperti biasanya dan cenderung sedikit. 

"Harga ikan naik semua terutama ikan laut, seperti bawal yang biasanya saya jual Rp 25 ribu per kilogram saat ini Rp 28 ribu per kilogram. Ya sudah semingguan ini harganya naik," ujar Arin, pada Tribunjateng.com, Jumat (19/3/2021).

Selain ikan bawal, diakui Arin jenis lainnya yang mengalami kenaikan harga yaitu ikan Kakap.

Dari yang biasanya dijual Rp 30 ribu per kilogram saat ini Rp 32 ribu per kilogram. Rata-rata kenaikannya Rp 2 ribu - Rp 3 ribu per kilogram.

"Untuk ikan bandeng dan layang sama saja seperti bawal harganya. Tidak hanya ikan, karena saya menjual udang tambak juga mengalami kenaikan harga karena semakin sulit dicari. Menurut nelayan yang biasa menangkap udang karena musim hujan sehingga terkena banjir. Biasa saya jual Rp 45 ribu - Rp 50 ribu per kilogram, sekarang bisa Rp 53 ribu - Rp 55 ribu per kilogram," ungkapnya.

Arin menyebut, beberapa hari terakhir lapak jualannya sepi pembeli. Sehingga ia berharap kondisi bisa kembali normal seperti biasa, terutama harga jual ikan, udang, atau pun yang lainnya. 

"Penjualan menurun, karena selain harga yang naik juga karena adanya pandemi Covid-19. Intinya sangat berpengaruh kepada kami para pedagang di pasar, tidak hanya pedagang ikan saja tapi semua khususnya yang ada di Pasar Trayeman," tandasnya. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved