Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ngopi Pagi

FOKUS: Belajar Jujur dari Aprilio

"Aku sampe nangis dewe ngikuti beritane Aprilia Manganang sing saiki wis dadi lanang tenan. Mesakke lho, selama 28 tahun

Penulis: arief novianto | Editor: iswidodo
tribunjateng/bram
ARIEF NOVIANTO Wartawan Tribun Jateng 

Ditulis oleh Wartawan Tribun Jateng, Arief Novianto

"Aku sampe nangis dewe ngikuti beritane Aprilia Manganang sing saiki wis dadi lanang tenan. Mesakke lho, selama 28 tahun bingung karo awake dewe (saya sampai menangis sendiri mengikuti berita soal Aprilia Manganang yang sekarang sudah benar-benar menjadi laki-laki. Kasihan lho, selama 28 tahun bingung dengan dirinya sendiri-Red)," kata satu pembeli di warung kopi sekitar kampung saya, dalam sebuah obrolan ringan, sore kemarin.
Yah, hal itu menjadi obrolan masyarakat menanggapi ramainya pemberitaan mengenai prajurit TNI AD, Serda Aprilia Santini Manganang yang kini telah resmi menyandang status laki-laki, setelah permohonannya mengubah nama dan status jenis kelamin dikabulkan Pengadilan Negeri (PN) Tondano, Jumat (19/3).
Putusan itu dikabulkan Majelis Hakim PN Tondano, Nova Loura Sasube, berdasarkan keterangan saksi, keterangan saksi ahli, serta pemeriksaan bukti. Aprilia yang 28 tahun hidup sebagai seorang wanita, kini telah mengubah nama menjadi Aprilio Perkasa Manganang.
"Selama 28 tahun saya menjalani status sebagai wanita dan saya bersyukur banget saya bisa melewati itu. Terutama juga saya berterima kasih kepada Bapak KSAD dan Ibu, dan semua jajaran dokter. Mungkin ini momen terindah buat saya. Saya ingin awali hidup saya dengan baru. Saya buka lembaran hidup baru," ujar Aprilio sembari menangis, di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta, Jumat (19/3).
Pria kelahiran Kepulauan Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara, tahun 1992 itu dapat mengubah identitas diri atas bantuan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa dan istri. Sebelumnya, Jenderal Andika merespon baik laporan yang diterima mengenai keanehan pada Aprilia. Ia kemudian membawa Aprilia ke Jakarta untuk menjalani serangkaian prosedur medis.
Berdasarkan pemeriksaan medis, jenis kelamin, resume pemeriksaan kejiwaan, dan rekam medis urologi dokter spesialis bedah plastik RSPAD Gatot Subroto Jakarta, terungkap bahwa Aprilia selama ini merasa tertekan dan tidak nyaman terhadap situasi yang dihadapinya.
Rekam medis menunjukkan, Aprilia mengalami kelainan di alat kelaminnya yang disebut hipospadia. Hipospadia adalah kelainan anatomis bawaan lahir yang diderita anak laki-laki, sebagai penyebab kelamin ambigu. Menurut keterangan di laman Departemen Urologi RSCM-FKUI, Hipospadia merupakan kelainan pada saluran kemih atau uretra, penis, dan kulit penis, dengan pembukaan uretra bukan di ujung penis, melainkan di bagian bawah.
Seperti diketahui, Aprilia Manganang sebelumnya adalah atlet bola voli perempuan Indonesia. Namun, kehebohan terjadi setelah diketahui Aprilia adalah seorang laki-laki. Seperti biasanya, banyak netizen yang saat itu tidak bisa mengontrol jarinya, memaki-maki Aprilia dengan berbagai macam kalimat yang sangat tidak pantas.
Ironis memang, di mana sepanjang hidupnya Aprilia sendiri merasa tertekan dan tidak nyaman dengan status gender yang disematkan pada dirinya sejak lahir. Padahal, kelainan bukanlah hal yang diinginkan siapapun, apalagi sampai harus mendapat caci maki.
Belajar pada kasus Aprilia, rasanya setiap orang harus berani jujur pada dirinya sendiri. Seperti Aprilia, meski harus menunggu selama 28 tahun, ia mengakui merasakan keanehan pada jenis kelaminnya sejak kecil. Namun, tak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik.
Tak hanya soal jenis kelamin, kejujuran pada diri sendiri penting dilakukan untuk menghilangkan segala bentuk penolakan tentang kekurangan yang kita miliki, di mana keinginan untuk sempurna dan mampu melakukan segala hal sangat manusiawi. Setidaknya, hal itu dapat membawa perbaikan akhlak, untuk tidak mudah dan semena-mena menghakimi orang lain. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved