Sabtu, 16 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banjir Semarang

Susahnya Warga Tambaksari Semarang Hari Ini, Terisolir Imbas Jembatan Ambrol Semalam

Jembatan swadaya penghubung Kampung Tambaksari Mangkang Wetan dengan Mangunharjo Tugu Semarang, ambrol diterjang banjir.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Rezanda Akbar D
JEMBATAN AMBROL - Seorang warga RW 07 Tambaksari, Kecamatan Mangkang Wetan, Kota Semarang melihat bekas jembatan kayu yang ambrol, Jumat (16/1/2026). Jembatan ambrol usai diterjang derasnya air Sungai Bringin yang meluap pada Kamis (15/1/2026) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Enam tabung gas melon dipeluk Mukaromah saat melangkah ke perahu di Sungai Beringin Semarang, Jumat (16/1/2026) pagi. 

Jembatan kayu yang biasa dia lewati menggunakan sepeda motor telah hilang semalam, hanyut diterjang arus banjir dan meninggalkan Kampung Tambaksari dalam kondisi terisolasi.

Jembatan swadaya penghubung Kampung Tambaksari, Kelurahan Mangkang Wetan dengan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang itu ambrol pada Kamis (15/1/2026) sekitar sekira pukul 21.00.

Baca juga: Sungai Plumbon Meluap, Hari Ini Semarang Barat Masih Terendam Banjir

Sudah Sepekan Ini KMP Siginjai Parkir di Dermaga Jepara, Imbas Cuaca Buruk Menuju Karimunjawa

BKD Wonosobo Pilih Patuh Aturan Pusat, Tegaskan Tak Lagi Rekrut Tenaga Honorer

Derasnya arus Sungai Beringin membuat konstruksi kayu itu tak mampu bertahan dan terseret arus.

Sisa-sisa jembatan yang roboh pun masih terlihat di pinggiran Sungai Beringin.

Di antara kayu-kayu yang patah dan tersangkut itu, tampak bangkai seekor kambing berbulu hitam yang mengapung, diduga ikut terseret arus banjir

Pemandangan itu menjadi penanda kuat derasnya aliran sungai yang merobohkan jembatan swadaya milik warga.

Jembatan tersebut menjadi akses utama warga RW 07 Tambaksari. Tanpanya, aktivitas warga mendadak harus berputar arah secara harfiah dan mental.

Pagi itu, Mukaromah tak hanya mengambil gas untuk rumahnya sendiri. 

Enam tabung gas melon yang dibawanya adalah titipan warga lain yang juga membutuhkan untuk memasak.

Dia dimintai tolong dengan imbalan seadanya.

“Mau ambil gas,” ujarnya singkat saat menurunkan tabung gas kosong dari perahu kepada Tribunjateng.com, Jumat (16/1/2026).

Biasanya, jarak itu bisa ditempuh menggunakan motor. 

Tinggal naik, melintasi jembatan kayu, lalu sampai.

Kini, warga harus menyeberang sungai menggunakan perahu kecil dengan tali tambang untuk menyabrang.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved