Breaking News:

Berita Kudus

Dua Orang Tewas Dalam Kecelakaan Karambol di Jalan Lingkar Timur Kudus

Kanit Laka Satlantas Polres Kudus, Ipda Firman Abit Prasetya menuturkan kecelakaan tersebut melibatkan tiga unit kendaraan

Istimewa
Polisi menunjukkan lokasi duel truk di Jalan Lingkar Timur Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Dua orang yakni pengemudi truk dan kernetnya tewas dalam kecelakaan lalu lintas karambol yang  terjadi di Jalan Lingkar Timur Kudus, Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, sekitar pukul 22.15 pada hari Kamis (25/3/2021).

Kanit Laka Satlantas Polres Kudus, Ipda Firman Abit Prasetya menuturkan kecelakaan tersebut melibatkan tiga unit kendaraan.

Dua unit truk tidak dikenal, satu truk tronton nomor polisi D-9582-AG dan satu colt diesel nomor polisi B-9742-WT.

"Kecelakaannya terjadi tadi malam sekitar pukul 22.15 WIB. Dua orang tewas pada kecelakaan itu," jelasnya pada hari Jumat siang, 26 Maret 2021.

Baca juga: 5 Hari Agung Cium Bau Tak Sedap, Akhirnya Warga Buka Paksa Rumah dan Temukan Sumardi Sudah Menghitam

Baca juga: Kronologi Ricuh di Depan PN Jaktim, Polisi Kejar hingga Tangkap Simpatisan Rizieq Shihab

Baca juga: Bertemu dalam 1 Acara Demokrat AHY dan Moeldoko Cekcok, Bicara Soal Bersih-bersih Lemak

Firman menyebutkan truk tronton D-9582-AG melaju dengan kecepatan sedang dari arah selatan ke utara Jalan Lingkar Timur Kudus.

Sesampainya di lokasi kejadian, truk tronton menabrak bagian belakang sebuah truk tidak dikenal yang sedang parkir. 

Tak berselang lama, sebuah colt diesel menabrak bagian belakang truk tronton. Kemudian colt diesel ditabrak sebuah truk dari arah belakang.

"Jadi ceritanya, ada truk parkir ditabrak truk tronton. Disusul colt diesel menabrak dan ditabrak truk tak dikenal dari belakang," ujarnya.

Atas kejadian ini, pengemudi dan kernet colt diesel mengalami luka berat dan mninggal dunia. 

Identitas keduanya yakni Isbandi (48), warga Tulangan, Sidoarjo dan Haryono  (55), warga Sorong, Papua Barat.

Isbandi pengemudi colt diesel mengalami luka robek pada kaki kanan dan kaki kiri patah. Sementara kernetnya, Haryono mengalami robek di kepala dan kaki kiri patah.

"Keduanya sempat dirujuk ke RS Mardi Rahayu Kudus. Namun, informasi medis sudah meninggal dunia," tutur Firman.

Selain merenggut dua nyawa, kecelakaan beruntun tersebut juga mengakibatkan kerugian materil senilai Rp 40 juta.

"Kerugian material sekitar Rp 40 juta," ujar dia. (raf)

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved