Breaking News:

Bom Makassar

Kapolri Listyo Sigit Sebut Bom Makassar Jenis Panci, Kedua Pelaku Jaringan Teroris JAD

Kapolri mengatakan, jadi mereka adalah bagian dari pengungkapan beberapa waktu lalu, kurang lebih 20 orang kelompok JAD. Mereka bagian dari itu

Editor: m nur huda
Istimewa
Beredar wajah diduga pengantin bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar 

TRIBUNJATENG.COM, MAKASSAR - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa ledakan di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021), diduga termasuk jenis bom panci.

"Ledakan yang terjadi, suicide bomb dengan menggunakan jenis bom panci," ujar Listyo.

Hal tersebut disampaikan Listyo saat menggelar jumpa pers di depan Gereja Katedral Makassar, pada Minggu malam.

Listyo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengecek langsung lokasi ledakan bom bunuh diri yang terjadi pada pukul 10.30 WITA.

Baca juga: Kronologi Bom Makassar, Kedua Pelaku Diperiksa Security Gereja Katedral Kemudian Meledak

Baca juga: Datang Berboncengan, 2 Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Tewas Setelah Ledakan

"Jadi mereka (pelaku) adalah bagian dari pengungkapan beberapa waktu lalu, kurang lebih 20 orang kelompok JAD. Mereka bagian dari itu. Inisial serta data-datanya sudah kita cocokan," ujar Listyo.

Menurut Listyo, kedua pelaku bom bunuh diri merupakan bagian dari teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo usai berbincang dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi di Loji Gandrung, Kamis (25/3/2021).
Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo usai berbincang dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi di Loji Gandrung, Kamis (25/3/2021). (Tribun Jateng/ Sholekan)

Sebelumnya diberitakan, sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, sekitar pukul 10.30 WITA.

Polisi menduga kasus ini sebagai aksi teror bom bunuh diri.

Korban luka akibat bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar sebanyak 20 orang.

Saat ini, para korban masih dalam perawatan di beberapa rumah sakit.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved