Breaking News:

Berita Kudus

Refocusing Anggaran, Hartopo Pangkas Anggaran Gaji dan TPP‎ Hingga Rp 16,8 Miliar

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo sepakat untuk memangkas dana aspirasi dewan, gaji aparatur sipil negara.

Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo, saat ditemui di Pendopo Bupati Kudus, Senin (29/3/2021). 

Penulis: Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - ‎Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo sepakat untuk memangkas dana aspirasi dewan, gaji aparatur sipil negara (ASN) dan ‎tunjangan pokok pegawai (TPP).

Hal itu dibutuhkan untuk menutup kekurangan refocusing anggaran sebesar Rp 38,2 miliar.

‎Hartopo menjelaskan, batas waktu (deadline) refocusing anggaran harus selesai pada tanggal 30 Maret 2021.

"Deadline sesuai surat yang sudah saya edarkan kemarin, mau tidak mau kami harus melakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19," ujar Hartopo, saat ditemui Senin (29/3/2021).

Saat ini alokasi refocusing anggaran yang dibutuhkan Rp 91,7 miliar sedangkan yang sudah terkumpul hanya Rp 58,9 miliar. Sehingga masih kurang sekitar Rp 32,8 miliar.

Kekurangan tersebut, kata dia, diambil dari alokasi aspirasi dewan sebesar 20 persen. Kemudian sisanya dialokasikan dari gaji dan TPP.

"Saya minta keikhlasannya semua dana aspirasi dipotong 20 persen, terpaksa sisanya juga dari gaji pegawai," jelas dia.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Eko Djumartono ‎ menyampaikan, pemerintah daerah (Pemda) punya dua pilihan untuk mengambil alokasi dana aspirasi yakni 15 persen atau 20 persen.

Jika dipotong 15 persen, maka dana aspirasi yang terkena refocusing hanya Rp 12 miliar. Bila memilih alokasi 20 persen, maka anggaran yang tergeser untuk refocusing sebesar Rp 16 miliar.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved