Tanoto Fondation
Tanoto Foundation akan Luncurkan Berbagai Inisiatif Baru di Cilacap
Tahun 2021 Tanoto Foundation akan melakukan berbagai inovasi dalam peningkatan kualitas Pendidikan. Beberapa inovasi yang merupakan inisiatif baru ada
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Tahun 2021 Tanoto Foundation akan melakukan berbagai inovasi dalam peningkatan kualitas pendidikan.
Beberapa inovasi yang merupakan inisiatif baru adalah pengarus utamaan SDG (Sustainable Development Goal) dalam perencanaan daerah, penggunaan LMS (learning management system) dalam pelatihan guru dan kepala sekolah, dan program parenting untuk mendukung pembelajaran anak di rumah (PJJ).
Hal tersebut disampaikan oleh Governance and Relation program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran (PINTAR) Tanoto Foundation Jakarta, Wahyu Agung Kuncoro dalam diskusi pendidikan dengan Wakil Bupati Cilacap secara daring, Rabu pagi (30/3).
“Akan ada program pelatihan peningkatan kapasitas untuk aparatur negara dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan yakni meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten mitra Tanoto Foundation, LMS (learning management system) dan program parenting di tahun 2021. Program tersebut menguatkan program pendampingan yang telah ada selama ini,” ungkap Wahyu mewakili Tanoto Foundation.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, S.SPT., MM menyampaikan bahwa inisitatif baru Tanoto Foundation tersebut selaras dan searah dengan pilar pertama kebijakan Kabupaten Cilacap “Bangga Mbangun Desa”.
Pendidikan dijadikan fondasi awal dalam upaya membangun Cilacap menjadi lebih baik.
“Kami, pemerintah Kabupaten Cilacap sangat merasakan manfaat dari Program PINTAR. Berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bap
ak Budi Santosam kehadiran Tanoto Foundation sangat membantu guru-guru dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dan mengaktifkan kemandirian siswa belajar dalam masa pandemi ini,” ungkapnya.
Namun di samping itu, Wakil Bupati melihat banyaknya dinamika permasalahan dalam pembelajaran jarak jauh selama pandemi.
Di antaranya adalah siswa tidak memiliki gawai dan kuota, jaringan di beberapa wilayah yang sangat buruk, serta orang tua tidak dapat mendampingi siswa belajar atau bahkan justru orang tua yang mengerjakan tugas-tugas siswa.
Menanggapi hal tersebut, Koordinator Program PINTAR Tanoto Foundation, Dr. Nurkolis, MM. akan menindaklanjutinya dalam bentuk dukungan inovasi yang adaptif.
Seperti optimalisasi pelatihan berbasis LMS untuk tenaga pendidik mengenai cara mengembangkan pembelajaran aktif di kelas menggunakan alat-alat digital.
Serta Program Parent Engagement, yakni pelatihan yang ditujukan untuk orang tua dalam mendampingi anak belajar.
Usai mendengar laporan perkembangan dari Koordinator Program PINTAR Tanoto Foundation, Dr. Nurkolis, MM., wakil bupati menekankan agar kerja sama antara pemerintah daerah Kabupaten Cilacap dengan Tanoto Foundation harus dilanjutkan.
“Cilacap sebagai kabupaten terluas dan jumlah penduduknya terbanyak ke dua di Jawa Tengah, serta banyaknya jumlah SD dan SMP di Cilacap, kami merasa harus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menyukseskan “Bangga Mbangun Desa”. Bupati berpesan Program PINTAR harus dilanjutkan karena sangat bermanfaat bagi pendidikan di Cilacap,” kata Wabup menyampaikan pesan Bupati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wakil-bupati-cilacap-syamsul-auliya-rachman-sspt-mm.jpg)