Pohon Baobab Raksasa
Ini Alasan Crazy Rich Semarang Beli Pohon Baobab Raksasa dari Subang: Ada Potensi Hidup
Sebuah truk trailer melaju pelan bermuatan pohon baobab (Adansonia) raksasa di jalur pantura Jateng, Jalan Lingkar Utara Pemalang
Penulis: iwan Arifianto | Editor: abduh imanulhaq
Penulis : Iwan Arifianto
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebuah truk trailer melaju pelan bermuatan pohon baobab (Adansonia) raksasa di jalur pantura Jateng, Jalan Lingkar Utara Pemalang, Rabu (31/3/2021) siang.
Truk itu berangkat membawa potongan pohon baobab dari Sukamandi, Subang, Jawa Barat, pada Senin, dua hari lalu.
Sopir truk, Dadang, menyatakan Scania P380 yang dikemudikannya menuju Semarang.
Baca juga: Kisah Truk Bawa Pohon Baobab Raksasa di Jalur Pantura Tujuan Semarang, Sopir Rasakan Keanehan
Baca juga: BREAKING NEWS: Mabes Polri Diserang Orang Misterius
Baca juga: Pemilik Bus PO Haryanto, Rejeki Tak Habis Asuh 5.000 Anak Yatim, Mau Bangun Masjid di Lingkar Kudus
Baca juga: Inilah Sosok Bripka ARP Polwan Digerebek Suami, Selingkuh di Kamar Hotel Semarang Bersama Aiptu MM
Dia mengantarkan pohon baobab yang sudah dibeli, semula tumbuh di Subang.
Dadang memperkirakan truknya akan tiba di Semarang pada Kamis siang jika tak ada aral melintang.
Siapakah pemilik pohon baobab tersebut?
Dadang tidak mengetahuinya, dia hanya menyebut sebuah nama perusahaan di Semarang.
Penelusuran Tribunjateng.com, pohon baobab yang masih berada di perjalanan itu milik seorang pengusaha bernama David.
Apa tujuan crazy rich Semarang ini membeli pohon yang merupakan tanaman endemik Afrika tersebut?
Jelas David membeli bukan tanpa alasan, dia sebelumnya mendapat informasi ada pohon baobab tumbang akibat hembusan angin kencang sepekan lalu.
Kemudian rekannya menawari membeli pohon tersebut lantaran masih berpotensi hidup.
"Saya beli daripada sia-sia melapuk begitu saja. Apalagi pemilik pohon juga tak mampu memindahkan pohon tersebut," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com.
Sebelum membelinya, dia melakukan konfirmasi ke beberapa pihak apakah pohon tersebut dilindungi undang-undang.
Pohon itu ternyata bukan pohon langka sehingga dia berani merogoh kocek.