Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Apa Itu Pohon Baobab? Viral Dibeli Crazy Rich Semarang dari Subang

Beberapa hari ini netizen dihebohkan dengan truk bermuatan pohon Baobab raksasa yang terlihat melalui jalur Pantura.

Tayang:
Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Beberapa hari ini netizen dihebohkan dengan truk bermuatan pohon Baobab raksasa yang terlihat melalui jalur Pantura. 

Pada September 2013, Waduk Ria Rio mulai dibersihkan dan dihias dengan satu di antaranya adalah pohon Baobab yang terdapat di bagian selatan waduk.

Dilansir oleh Daily Mail, pohon Baobab di negara asalnya kini mulai ternacam punah akibat adanya perubahan iklim.

Di tempat aslanya, Baobab disebut sebagai pohon kehidupan karena menjadi bagian penting dalam keseharian warga Afrika.

Dalam jurnal yang diterbitkan Nature Plants, sejumlah pohon baobab tertua, bahkan beberapa di antaranya telah berusia hingga tiga ribu tahun kini sekarat karena meningkatnya suhu global.

Para peneliti menemukan ada 9 dari 13 pohon baobab tertua dan 5 dari enam pohon terbesar telah mati dalam 13 tahun terakhir. 

Pohon Baobab di Afrika
Pohon Baobab di Afrika (Pinterest)

"Diduga kematian baobab sebagian berkaitan dengan kondisi iklim yang mempengaruhi Afrika, khususnya bagian selatan," tulis para peneliti dalam laporan tersebut.

Sementara Stephan Woodborne, seorang ilmuwan senior di laboratorium iThemba di Johannesburg, Afrika Selatan, mengatakan,

"Dari pohon-pohon tertua yang pernah kita lihat di Afrika Selatan, tiga pohon yang lebih tua dari dua ribu tahun,

dalam 10 tahun terakhir, mereka semua sudah mati. Dari 11 pohon yang berusia seribu hingga dua ribu tahun,

enam di antaranya telah mati." ujar Woodborne.

Baobab merupakan pohon raksasa yang bisa tumbuh hingga ukuran selebar bus.

Pohon ini memiliki batang berongga yang dapat digunakan untuk gudang penyimpanan, penjara, dan dapur.

Di Limpopo, Globoe baobab dianggap sebagai tumbuhan baobab terbesar.

Batangnya yang besar berukuran lebih dari 154 kaki terbelah pada 2009.

Masih belum pasti apa yang menyebabkan kematian baobab raksasa itu.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved