Breaking News:

Berita Blora

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, PMI Blora Fasilitasi Rapid Antigen Gratis untuk 350 Guru

Palang Merah Indonesia (PMI) Blora memfasilitasi rapid antigen untuk 350 guru secara cuma-cuma.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Rapid antigen di Klinik PMI Blora untuk para guru, Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Palang Merah Indonesia (PMI) Blora memfasilitasi rapid antigen untuk 350 guru secara cuma-cuma.

Rapid antigen tersebut sekaligus menjadi persiapan menyongsong pembelajaran tatap muka yang bakal digelar di setiap sekolah.

Ketua PMI Blora, Sutikno Slamet, mengatakan, memang fasilitas rapid antigen gratis untuk guru demi menyukseskan pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Dwi Indriati Meninggal Kecelakaan di Tol Nganjuk-Madiun, Mobil Karimun Ringsek Kena Belakang Truk

Baca juga: Pria Ini Tewas Ditembak Setelah Serang Polisi yang Tangkap Anaknya karena Kasus Curanmor

Baca juga: Makam Teroris ISIS Zakiah Aini Ditinggalkan Keluarga Tanpa Bunga dan Nisan

Baca juga: Cerita Sopir Truk Pengangkut Pohon Baobab Raksasa Crazy Rich Semarang, Ada Pantangan dan Kendala

Utamanya bagi guru yang belum menerima vaksin.

“Untuk tahap pertama rapid dilakukan di Klinik PMI Blora dan akan dilakukan sebanyak  60 guru yang sudah mendaftar, selebihnya nanti akan di kecamatan-kecamatan,” ujar Sutikno Slamet, Kamis (1/4/2021).

Untuk kelancaran rapid antigen, PMI Blora juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. 

PMI Kabupaten Blora juga telah menyiapkan dokter dan tenaga medis yang ada di Klinik PMI Blora

Pembagian di kecamatan-kecamatan juga dalam rangka menerapkan protokol kesehatan. 

Rapid Antigen yang dilakukan sekaligus bentuk kepedulian oleh PMI membantu pemerintah dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19. 

Adanya guru yang sudah di-rapid antigen tentu akan semakin memantapkan sekolah dalam penerapan pembelajaran tatap muka.

“Rapid antigen ini atas dukungan dari PMI Pusat, dan sangat membantu bagi dunia pendidikan khususnya di Blora, dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Markas PMI Blora Dwi Puji Rahayu menambahkan selain kepada para guru, rapid antigen juga diperuntukkan kepada masyarakat.

Pelaksanaanya dilakukan bertahap, tahap pertama dilakukan sebanyak 60 guru di Klinik PMI Blora.

Kemudian di Puskesmas Ngawen dan Jepon rencananya pecan depan.

“Yang rapid antigen adalah  guru dan masyarakat sekitar,” ujar dia. (goz)

Baca juga: Penyendiri dan Sering Ganti Nomor Ponsel, Berikut Sederet Fakta Zakiah Aini Penyerang Mabes Polri

Baca juga: Seorang Pria Bakar Mobil Kakak Pacarnya karena Kesal Dilarang Berhubungan Badan

Baca juga: Api di Kilang Minyak Pertamina Balongan Kembali Membesar, Warga Dengar Suara Ledakan 2 Kali

Baca juga: Diam-Diam Aung San Suu Kyi Didakwa Langgar Undang-Undang Rahasia Negara

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved