Breaking News:

Muda-mudi Pacaran Kelewat Batas di Alun-alun Karanganyar, Diselesaikan dengan Materai

Sejoli berinisial MA (20) warga Pacitan dan DN (39) warga Solo dikenakan sanksi wajib lapor ke Kantor Satpol PP Karanganyar.

tribunsolo.com
Suasana Alun-alun Karanganyar. 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sejoli berinisial MA (20) warga Pacitan dan DN (39) warga Solo dikenakan sanksi wajib lapor ke Kantor Satpol PP Karanganyar lantaran kedapatan melakukan tindak asusila di sekitar Alun-alun Karanganyar

Kasi Penindakan Satpol PP Karanganyar, Joko Purwanto menyampaikan, sebelumnya ada laporan masyarakat yang menginformasikan adanya sejoli yang kedapatan melakukan asusila di sekitar Alun-alun Karanganyar pada Senin (5/4/2021) sekira pukul 21.00. 

Mendapati laporan itu lantas anggota langsung menuju ke lokasi dan membawa sejoli itu ke kantor untuk dimintai keterangan. 

"Keduanya mengakui melakukan tindakan seperti itu. Sanksinya kemarin itu diberikan wajib lapor selama tujuh hari," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (6/4/2021). 

Selain itu keduanya juga diminta membuat surat pernyataan supaya tidak mengulangi perbuatan itu lagi. Lanjutnya, dengan sanksi tersebut diharapakn keduanya merasa jera. Apabila kedapatan melakukan tindakan tersebut di ruang publik tentu sanksinya akan ditingkatkan. 

Dia menjelaskan, sesuai aturan keduanya melanggar Perda Nomor 6 tahun 2015 tentang pelaksanaan Tribumtranmas. Di dalamnya bahkan ada sanksi yang dapat dikenakan paling banyak denda Rp 50 juta atau kurungan 3 bulan. 

Namun dalam penerapan sanksi kepada pelanggar tentu melalui mekanisme atau jenjang mulai dari peringatan, wajib lapor bahkan hingga Tipiring.

"Tapi karena mereka melakukan baru pertama kali. Mereka diberikan pembinaan dan dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi," ucapnya. 

Mengingat kejadian adanya sejoli yang kedapatan melakukan tindak asusila di ruang publik sudah dua kali terjadi, Satpol PP akan meningkatkan pemantauan baik melalui patroli maupun aduan dari masyarakat. 

"Kita tingkatkan pemantauan, apalagi ini mau memasuki bulan ramadhan," jelas Joko.

Penulis: Agus Iswadi
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved