Breaking News:

Berita Regional

Satpam Bank yang Sempat Selamatkan Keluarga dan Tetangga Itu Kini Nasibnya Belum Diketahui

Musibah banjir bandang di Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengisahkan duka yang mendalam.

Editor: M Syofri Kurniawan
Tribunnews.com/Istimewa
Banjir memporakporandakan rumah warga di Kabupaten Flores Timur, NTT, Minggu (4/4/2021).(Dokumen warga/istimewa) 

TRIBUNJATENG.COM, LARANTUKA – Musibah banjir bandang di Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengisahkan duka yang mendalam.

Puluhan nyawa hilang karena banjir.

Harta benda pun hanyut dalam sekejap.

Baca juga: Berita Duka, Wawan dan Rusilo Camat dan Sekcam Meninggal Seusai Divaksin Corona: Positif Covid-19

Baca juga: Kakek HW Terlalu Bersemangat di Ranjang Bersama PSK, Mendadak Kejang dan Meninggal

Baca juga: Geser Real Madrid di Klasemen, Barcelona Baru Bisa Menang Setelah Pemain Valladolid Dikartu Merah

Baca juga: Sule Cuek Bebek Datang ke Pernikahan Atta Aurel Padahal Tak Undang Ashanty & Anang di Pernikahannya

Cerita haru, sedih meyayat hati pun terlukis di sana.

Warga yang selamat menuturkan cerita ketika selamat dari banjir bandang itu.

Kisah yang diceritakan warga membuat warga dan tim yang membantu mengevakuasi tak kuasa menahan air mata.

Pria Adonara, Kapitan Corebima menjadi korban banjir bandang yang hingga saat ini belum  ditemukan.

Kapitan seorang pria yang berprofesi sebagai satpam sebuah bank di Waiwerang.

Warga Adonara, Ramadhan mengungkapkan, malam saat kejadiannya Kapitan masih menyelamatkan istri dan anaknya dari banjir bandang yang datang tiba-tiba datang saat mereka sedang tidur.

Usai menyelamatkan keluarganya, Kapitan terus berupaya menyelamatkan tetangganya agar bangun dari tidur karena sedang ada banjir.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved