Breaking News:

Berita Semarang

Pacu Bisnis UKM, ShopeePay Beri Program Cashback 60 persen di Tiga Pusat UKM Lokal di Kota Semarang

Guna merangkut penggiat UMKM, ShopeePay menghadirkan program Semangat Usaha Lokal di Kota Semarang.

Istimewa
Pelanggan sedang melakukan transaksi menggunakan ShopeePay di salah satu merchant Pujasera Simpang Lima Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Guna merangkul dan mendorong para penggiat UKM lokal dalam meningkatkan visibilitas dan menjangkau lebih banyak konsumen, ShopeePay menghadirkan program Semangat Usaha Lokal di Kota Semarang. Adapun Kota Semarang menjadi kota kedua pelaksaan program ini, dimana sebelumnya program tersebut telah berlangsung di Kota Medan pada bulan Maret lalu.

Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay, Eka Nilam Dari dalam kegiatan virtual media gathering melalui Zoom, Selasa, (6/4/2021).
Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay, Eka Nilam Dari dalam kegiatan virtual media gathering melalui Zoom, Selasa, (6/4/2021). (Tribun Jateng/Ruth Novita Lusiani))

Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay, Eka Nilam Dari mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menstimulasi bisnis UKM lokal, dimana dalam program tersebut diberikan promo cashback di berbagai merchant seluruh kota Semarang dan terdapat cashback spesial sebesar 60 persen di tiga pusat UKM lokal di Kota Semarang yakni Pasar Ikan Hias Kota Semarang, Pujasera Simpang Lima, dan Food Fair Ciputra. 

Program ini dikatakannya dapat dinikmati masyarakat mulai 4-10 April 2021 mendatang.

“Program Semangat Usaha Lokal merupakan solusi dari hulu ke hilir yang ShopeePay hadirkan untuk menyokong pertumbuhan ekonomi lokal selama pandemi dan pemerataan akselerasi inklusi keuangan di tanah air. Kota Semarang sendiri sebagai salah satu kota paling berkembang di Indonesia, yang menjadi wilayah penyangga ekonomi bagi Provinsi Jawa Tengah dengan kehadiran UKM sebagai penggerak ekonominya. Dengan menghadirkan promo cashback dan program Semangat Usaha Lokal ke Kota Semarang, ShopeePay ingin semakin memacu ekonomi lokal bisnis UKM untuk bangkit kembali di tengah pandemi,” tuturnya dalam kegiatan virtual media gathering melalui Zoom, Selasa, (6/4/2021). 

Dalam kegiatan tersebut, juga dikatakannya berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah terdapat 4,1 juta UKM di Jawa Tengah, dimana 51 persen diantaranya masih mengalami kendala dalam pemasaran. Oleh karena itu melalui pelaksanaan program tersebut, ia mengharapkan dapat lebih membantu para pelaku UKM.

Ia menuturkan ShopeePay kedepannya akan terus mengadakan kegiatan serupa, guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan para pelaku UKM di Indonesia. 

Sementara itu, Pendiri dan Pembina Komunitas Ruang Hebat, Hevearita G. Rahayu mengatakan hadirnya program cashback hingga 60 persen ShopeePay di Kota Semarang ini dinilai mampu menjadi pendorong bisnis UKM setempat untuk meningkatkan visibilitas bisnis UKM dan mendorong masyarakat agar semakin familiar dengan transaksi digital.

“Kami mengapresiasi program ShopeePay Semangat Usaha Lokal di Kota Semarang beserta cashback yang dihadirkan sebagai salah satu solusi tepat dan stimulus untuk menggairahkan ekonomi melalui transaksi di berbagai gerai merchant dan bisnis UKM yang berpartisipasi,” ujar wanita yang akrab disapa Ita. 

Dikatakannya, ia juga ingin menanamkan visi bahwa bisnis lokal UKM juga dapat bersaing dan naik kelas dengan strategi yang tepat serta beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. 

“Untuk itu, kami memberikan berbagai pelatihan tentang pemasaran produk, pemanfaatan berbagai layanan digital, hingga berkolaborasi langsung untuk mempromosikan produk melalui kanal media sosial dan website bernama Tombakita,” jelasnya. 

Founder Wong Art Bakery & Cafe, Philip Wong yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut juga mengatakan hadirnya pandemi covid-19 memberikan imbas pada bisnisnya, namun bisnis Wong Art tetap kokoh dengan adanya adaptasi teknologi, salah satunya melalui pemanfaatan ShopeePay. 

“Bisnis Wong Art Bakery & Cafe ini sudah didirikan sejak tahun 1993, dengan zaman dan adaptasi kebiasaan masyarakat yang berubah, khususnya selama pandemi, bisnis kami pun bertransformasi agar dapat terus memenuhi kebutuhan para konsumen. Dengan dukungan dari putri saya yang lebih mengenal teknologi dan tren yang ada, banyak sekali perubahan pada bisnis Wong Art yang memacu pertumbuhan bisnis. Adopsi pembayaran digital ShopeePay yang telah banyak digunakan masyarakat juga menjadi salah satu kuncinya,” terang Philip. 

Penggunaan ShopeePay pada usahanya ini, juga dikatakan Philip sangat membantu konsumen dalam pembayaran, terlebih ditengah masa pandemi saat ini. 

“Adanya ShopeePay ini juga sangat membantu usaha kami, utamanya ditengah masa pandemi karena konsumen tidak perlu bersentuhan langsung dengan uang. Sehingga dalam hal ini, ShopeePay dapat menjadi solusi pembayaran yang luar biasa bagi para konsumen,” tandasnya. (*)

Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved