Breaking News:

Berita Regional

Salah Sasaran, UA Tak Sangka Sosok Berselimut yang Ditebasnya adalah Anak Pria yang Diincarnya

Aksi pelaku tersebut ternyata salah sasaran, awalnya ia hendak membunuh ayah korban.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi mayat 

TRIBUNJATENG.COM - Bocah 9 tahun tewas ditebas seorang pria pakai pedang samurai.

Akibat tebasan tersebut, leher korban nyaris putus. 

Aksi pelaku tersebut ternyata salah sasaran, awalnya ia hendak membunuh ayah korban.

Baca juga: Dishub Akan Gembok Mobil Parkir Sembarangan di Kudus

Baca juga: Profil dan Biodata Prof Muradi Guru Besar Ilmu Politik Unpad Lulusan Flinders Australia

Baca juga: Kecelakaan Bus Sumber Selamat Rem Ndadak, Xenia dan Pikap Kelabakan Tabrak Belakang

Baca juga: Fitri Fatmawati Meninggal Kecelakaan di Bandungan, Komunitas Mahasiswa Pati Berduka

Satreskrim Polres Pamekasan, Madura, merekonstruksi pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka UA terhadap siswa SD yang masih berusia 9 tahun.

Rekonstruksi pembunuhan itu dilakukan di area Kantor Satreskrim Polres Pamekasan, Senin (5/4/2021).

Saat rekonstruksi pembunuhan dilakukan, UA dihadirkan langsung.

Rambut pembunuh asal Sumenep itu sudah berubah hitam pendek.

Padahal, saat baru diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Pamekasan pada Senin 8 Maret 2021 lalu, rambut pria berusia 20 tahun tersebut masih berwarna pirang dan gondrong.

Berdasarkan catatan SURYAMALANG.COM, terdapat 12 adegan yang diperagakan oleh UA saat akan membunuh AATA, warga Dusun Ombul, Desa Taraban, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.

Sebelum pembunuhan dilakukan oleh UA, ia datang ke rumah korban berjalan kaki sembari membawa pedang samurai berukuran 108 cm.

Halaman
1234
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved