Breaking News:

Berita Karanganyar

Soal Sholat Tarawih, Bupati Karanganyar: Ceramah Bisa Dipersingkat

Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta supaya penyelenggaraan salat tawarih di tengah kondisi pandemi virus Covid-19

TribunJateng.com/Agus Iswadi
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta supaya penyelenggaraan salat tawarih di tengah kondisi pandemi virus Covid-19 dapat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Menteri Agama telah mengeluarkan surat edaran Nomor 03 Tahun 2021 tentang panduan ibadha ramadhan dan idul fitri tahun 1442 hijriyah/2021.

Dalam surat tersebut disebutkan di antaranya salat fardu, salat tarawih, witir, tadarus serta i'tikaf dapat dilakukan dengan pembatasan jumlah kehadiran sekitar 50 persen dari kapasitas normal masjid/mushala dengan menjaa jarak aman. 

Jamaah membawa alat salat sendiri dan pengajian, ceramah, tausiyah atau kultum paling lama dengan durasi 15 menit.

Begitu juga peringatan Nuzulul Quran dilaksanakan dengan pembatasan jumlah audiens paling banyak 50 persen kapasitas ruangan.

"Ramadhan panduan jelas. Semua bisa menyelenggarakan salat tarawih di masjid.dengan 50 persen. Prokes tetap, dipercepat supaya tidak berlama-lama.

Dipercepat itu relatif. Biasanya yang ceramah panjang, itukan bisa dipersingkat," kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada Tribunjateng.com, Rabu (7/4/2021). 

Menurutnya apabila semua disiplin menerapkan protokol kesehatan pelaksanaan ibadah selama ramadhan akan berjalan nyaman dan aman.

Terkait sahur dan buka bersama, Yuli sapaan akrabnya berharap masyarkat dapat lebih selektif.  

"Biasanya yang menyelenggarakan kelompok masyarakat, organisasi dan pemerintah. Jika tidak amat sangat diperlukan bagian dari proses rapat-rapat, saya kira buka bersama lebih baik dihindari.

Semisal sekaligus rapat koordinasi, kegiatan tertentu diakhiri buka berasma, ini selektif dan jumlah tidak terlalu besar," ungkapnya. 

Dalam melakukan pemantauan pelaksanaan ibadah ramadhan di 17 titik yang tersebar di setiap kecamatan selama pandemi, Pemkab juga melakukan tarawih keliling secara terbatas. 

Terpisah Kepala Kemenag Karanganyar, Wiharso menambahkan, sahur dan buka bersama disarankan dapat dilakukan di rumah masing-masing.

Sedangkan tadarus, salat tarawih dan lainnya dapat dilakukan dengan kapasitas 50 persen dari kapasitas normal. (Ais).

Penulis: Agus Iswadi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved