Sirkuit Mandalika Siap Gelar Balapan MotoGP
Progres pembangunan Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah mencapai 70 persen.
Managing Director Dorna Sports, selaku pemegang hak komersial MotoGP, Carlos Ezpeleta mengaku tak sabar ingin melihat gelaran balap motor paling bergengsi di dunia itu kembali digelar di Indonesia.
"Melihat trek dari gambar dan secara langsung itu berbeda, sangat mengejutkan, karena trek ini akan sangat luar biasa. Kami sangat senang dengan progresnya," kata Ezpeleta setelah inspeksi.
"Tentu setiap orang tahu masih banyak hal yang harus dikerjakan, tapi kami tidak sabar lagi menyaksikan MotoGP di sini, dan kami yakin para pebalap MotoGP akan menyukainya," lanjutnya.
Masih tersisa sekitar 3 bulan bagi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) merampungkan pembangunan lintasan sebelum homologasi final pada pertengahan tahun.
"Untuk homologasi, semuanya harus selesai, termasuk marshal, medis, pusat medis dan trek itu sendiri. Menurut linimasa yang kami terima dari MGPA, kami terus sesuai jadwal," kata Ezpeleta.
Sama seperti Ezpeleta, safety Advisor Dorna yang juga merupakan legenda MotoGP, Loris Capirossi mengaku puas lihat perkembangan pembangunan Sirkuit Mandalika. "Inspeksi Lombok selesai dengan rasa puas, saya rasa kalian bisa melihatnya," ucapnya, dalam akun instagram miliknya.
Sirkuit Mandalika telah resmi masuk dalam kalender WSBK 2021 sebagai tuan rumah seri ke-11 pada 12-14 November, tetapi masih berada di daftar sirkuit cadangan kalender provisional MotoGP musim ini.
Pemerintah menargetkan Sirkuit Mandalika akan menjadi tuan rumah Grand Prix Indonesia pada Oktober 2021 ketika MotoGP memulai tur Asia.
Slot Oktober kalender MotoGP saat ini diisi empat balapan, yaitu Grand Prix Jepang (3/10), Thailand (10/10), Australia (24/10) dan Malaysia (31/10), menyisakan satu pekan kosong pada pertengahan bulan sebelum seri penutup musim digelar di Valencia, Spanyol pada 14 November.
Indonesia terakhir kali menjadi tuan rumah grand prix balap motor pada 1997 di Sirkuit Sentul, Jawa Barat.
"Tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata seberapa pentingnya MotoGP kembali ke Indonesia. Ini adalah pasar yang besar bagi kami dan bagi para pabrikan serta basis fan Indonesia, MotoGP itu tidak ada duanya. Jadi kami senang bisa kembali dan menantikan hari itu tiba," ujar Ezpeleta. (tribun network)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pembangunan-sirkuit-mandalika.jpg)