Breaking News:

PTM

Sekolah di Pekalongan Jadi Sarang Nyamuk, Sudah Setahun Tak Dibuka Gara-gara Pandemi

Pelajar yang mengikuti ujicoba pembelajaran tatap muka, rawan terkena demam berdarah dan chikungunya.

Net
Nyamuk Aedes aegypti penyebab chikungunya. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pelajar yang mengikuti ujicoba pembelajaran tatap muka, rawan terkena demam berdarah dan chikungunya.

Pasalnya, sekolah hampir satu tahun tidak terpakai. Sehingga, kebersihan lingkungannya kurang terjaga.

Padahal, ujicoba PTM dilaksanakan di musim pancaroba yang rawan serangan penyakit demam berdarah dan chikungunya.

"Sudah satu tahun ruangan kelas tidak pernah dipakai, maka kemungkinan nyamuk banyak."

"Apalagi, musim pancaroba ini pasti akan terjadi peningkatan. Cuaca yang hujan, panas, hujan, panas akan terjadi pertumbuhan dari nyamuk itu," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setyawan Dwiantoro kepada Tribunjateng.com, Jumat (9/4/2021).

Oleh karena itu, pihaknya berkoordinasi dengan Dindikbud untuk melakukan pencegahan penyakit demam berdarah dan chikungunya.

"Kemarin ada pemberitahuan ujicoba PTM di lima sekolah yang sudah ditetapkan oleh Pemprov Jateng, kami berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19, demam berdarah dan chikungunya," imbuhnya.

Upaya antisipasi yang dilakukan Dinas Kesehatan yaitu dengan cara melakukan upaya pembersihan di lima sekolah tersebut.

"Fogging kita lakukan sebagai upaya pencegahan. Jadi walaupun belum ada kasus tetap kita antisipasi.

"Karena setahun ndak dipakai, gedung ini pasti menjadi breeding nyamuk," ucapnya.

Kemudian, saat disinggung kemungkinan pada tahun ajaran baru nanti diberlakukan PTM, apakah fogging akan dilakukan di semua sekolah?
Wawan menuturkan tidak semua sekolah akan difogging.

"Saya rasa tidak semuanya, karena mulai sekarang sudah dipersiapkan jadi mereka sudah bersih-bersih, terutama membersihkan sarang nyamuk yang ada di lingkungan sekolah," tuturnya.

(*)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved