Breaking News:

Berita Semarang

Terhalang Pandemi D3 Akuntansi PSDKU Undip Gelar Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Online

Pandemi Covid 19 yang terjadi sejak awal 2020 hingga saat ini, memberikan dampak yang signifikan bagi para pelaku usaha baik makro ataupun mikro.

istimewa
D3 Akuntansi PSDKU Undip, Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Online ke industri Farmasi BUMN. Acara bertema “Membangun Sinergi Milenial Berdaya Saing Dalam Adaptasi Pandemi Yang Transparan dan Akuntanbel” ini menghadirkan narasumber, Hadi Kardoko (Dirut Phapros), Hastuti Assauri (GM Human Capital Kimia Farma), dan  Achmad Faiz Falachi, (IKA UNDIP). 

Penulis: Hermawan Endra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pandemi Covid 19 yang terjadi sejak awal 2020 hingga saat ini, memberikan dampak yang signifikan bagi para pelaku usaha baik makro ataupun mikro, tak terkecuali bagi industri farmasi di Indonesia.

Di satu sisi industri farmasi akan tumbuh cukup signifikan apabila memiliki produk yang secara langsung ataupun tidak langsung terkait dengan covid 19, sedangkan di sisi lain produk yang tidak terkait covid 19 akan mengalami penurunan.

PT Phapros Tbk, yang merupakan salah satu anak usaha dari PT Kimia Farma Tbk berbagi strategi survive di masa pandemi covid 19 ini dengan keluarga besar Sekolah D3 vokasi Akuntansi Undip.

Baca juga: Ajak Dokter Spesialis RSUD Batang, Bupati Wihaji Cek Kesehatan Karyawan Pabrik

Baca juga: Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Minggu 11 April 2021 Buka di 5 Lokasi

Baca juga: Di Tengah Pandemi BRI Banjarnegara Tetap Mengalami Pertumbuhan Kreditur dan Debitur.

Baca juga: Grab Jalin Kerjasama Strategis dengan Pemkot Solo Dukung Smart City

Direktur Utama PT Phapros Tbk, Hadi Kardoko, menjelaskan bagaimana strategi Phapros untuk agile dalam beradaptasi terhadap kondisi pandemi, baik dengan mengubah portfolio produk, serta mempercepat pengembangan produk terkait covid 19 di bagian RnD nya, dengan melibatkan semua lini baik fungsi operation dan manufaktur, Phapros berhasil tetap bertahan dengan performance yang baik.

 “Seperti diketahui bersama, bahwa salah satu produk unggulan PT Phapros Tbk adalah Antimo, yang merupakan produk teman perjalanan."

"Adanya pemberlakukan PSBB serta pembatasan perjalanan masyarakat, performance Antimo menurun di 2020."

"Tetapi kami tidak tinggal diam, strategi mendorong performance produk-produk related covid-19 yang kami miliki, seperti multi vitamin Becefort dan produk lainnya adalah pilihan yang harus diambil. Termasuk mendorong inovasi dan berkejar dengan waktu, dan kami cukup berhasil melakukannya.”, Jelas Hadi Kardoko.

Hadi Kardoko menambahkan, PT Phapros yang juga merupakan perusahaan publik dan mengutamakan penerapan prinsip good corporate governance (GCG) yang transparansi serta akuntabel dalam proses bisnisnya.

Sangat terbuka pada mahasiswa D3 Akuntansi dan para akademisi yang berminat untuk melakukan penelitian ilmiah.

Halaman
123
Penulis: hermawan Endra
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved