Breaking News:

Ramadhan 2021

Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Umat muslim saat berpuasa selalu menjaga diri agar tindakannya tidak membatalkan puasa. Lantas apakah menangis membatalkan puasa

Thinkstockphotos
Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Berikut Penjelasan Lengkapnya 

TRIBUNJATENG.COM- Umat muslim saat berpuasa selalu menjaga diri agar tindakannya tidak membatalkan puasa.

Puasa atau dikenal dengan shaum, yaitu ibadah dengan menahan diri dari makan dan minum serta perkara yang membatalkan sejak terbitnya fajar (imsak shubuh) hingga terbenamnya matahari (maghrib).

Sewaktu kecil kita sering mendengar ungkapan orang dewasa, jika menangis membatalkan puasa.

Tapi ternyata menangis itu tidak membatalkan puasa.

Baca juga: Tips Mudah Khatam Quran 30 Juz di Bulan Ramadhan 2021

Baca juga: Apakah Onani dan Masturbasi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Lengkap dengan Dalilnya

Baca juga: Kisah Sukses Mujiono Dapat Berkah Tanam Porang: Bisa Buat Beli Tanah Hingga Bangun Rumah

Berikut alasannya berdasarkan dalil Al Quran dan Hadits.

Pertama, batalnya puasa karena makan, minum, dan jimak (hubungan intim).

Allah SWT berfirman dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 187.

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُواْ وَٱشْرَبُواْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلْخَيْطُ الأبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلأسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّواْ ٱلصّيَامَ إِلَى ٱلَّيْلِ

Artinya: "Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui, bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima taubatmu dan memaafkanmu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka ketika kamu beritikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada manusia, agar mereka bertakwa."

Kedua, batalnya puasa karena haid dan nifas.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved