Jumat, 12 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Tribun Forum: Bandara Ngloram Sebagai Gerbang Investasi Blora

Pemerintah Kabupaten Blora tengah berbenah untuk meningkatkan taraf ekonomi waraganya.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
Istimewa
Landasan pacu Bandara Ngloram, Cepu, Blora. 

Berlaih ke Bu Rahmakika dari Citilink, Kok tertarik membuka di Ngloram ini apa alasannya?

Pertama kali memang melihat dari potensial market juga, ini kebetulan menyambung pembicaraan Pak Bupati yang sudah berkunjung ke kantor Citilink di Jakarta dan disambut Direktur Komersial kami Bapak Beny Rustanto dan kita juga melihat adanya permintaan penerbangan ke Cepu, lalu kita juga lihat di sini sudah ada market. Saya ke sini juga sambil sowan ke Pak Bupati sambil melihat potensial market yang ada di Cepu, Blora, dan sekitarnya.

Barangkali ada test case dari Citilink ketika membuka penerbangan di bandara baru?

Kalau untuk penerbangan awal, test case lebih lanjut akan dijelaskan juga sama tim yang lebih kompeten. Karena saya sendiri sebagai analis market saja. Jadi awalnya di sini kami rencana akan ada planning untuk rute Halim-Cepu itu dengan pesawat ATR dengan kapasitas penumpang 70 seat, karena pandemi ini maka kapasitasnya jadi 64 seat sesuai dengan anjuran pemerintah, 80 persen.

Terima kasih Bu Rahmakika, kembali ke Pak Bupati.

Langkah awal agar masyarakat atau pengguna jasa penerbangan tertarik untuk naik dari Bandara Ngloram ini apa langkah-langkahnya?

Ini tadi salah satu langah kita, kita mengundang dari DRD, stakeholder untuk meminta pendapat, saran, masukan, dan persetujuannya. Ternyata semua ditanya dan semua setuju. Tinggal untuk menarik agar maskapai mau terbang kan soal penumpang. Jadi penumpangnya kira-kira ada tidak. Kalau dari survey market bagus. Tinggal nanti lebih kita konkretkan pola yang akan dipakai, apakah kita nanti dukungan kita berupa block seat ataukah subsidi, ini nanti akan kita pelajari dulu. Tentunya akan kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran, kita sesuaikan dengan regulasi yang ada, mungkin secepatnya dati kami dari pihak Pemkab nanti akan studi banding ke beberapa Pemkab yang lain, yang ketika buka awal bandara ini perlu meyakinkan dulu, apakah dengan pola block seat apakah pola yang lain yang kiranya membuat Citilink ini tertarik untuk memutuskan deal untuk bisa Bandara Cepu ini difungsikan.

Selain dari Citilink ada?

Belum. Kami penjajakan dulu satu. Walaupun ada beberapa maskapai yang menghubungi saya juga, tapi kita ingin serius konsen dengan Citilink, karena ini anak perusahaan BUMN tentunya kita tahu juga kinerjanya seperti apa. Savety keamanan dan lain-lain menjadi pertimbangan kami, karena kita ini marketnya adalah para pelaku migas yang dari sisi standarnya pasti ketat. Karena ada PEM Akamigas, Politeknik Energi Mineral siswanya berasal dari seluruh Indonesia untuk belajar migas. Di sana ada juga PPSDM yang mana ini adalah pusat latihan sertifikasi, tadi disampaikan oleh PPSDM pasar mereka orang datang ke Cepu setiap tahun hampir 14 ribu orang yang ngurus sertifikasi, yang ngurus macam-macam. Dari pasar itu saja saya yakin ini menjadi pemantik. Pemantik awal untuk maskapai meyakini bahwa ini adalah marketnya bagus. Sehingga kami berharap bahwa ikan sepat ikan gabus, makin cepat main bagus.

Kemudian langkah untuk mendukung infrastuktur?

Dari infrastuktur tahun ini Pemkab sudah akan membangun ruas jalan yang menghubungkan arah bandara. Seiring sejalan, kementerian juga tengah membangun terminalnya. Kita ingin sebelum lebaran ini mungkin pakai terminal sementara dulu, kita akan usulkan ke Pak Menteri Perhubungan agar permohonan kami penerbangan bisa diarahkan mendarat ke Cepu.

Kalau dukungan dari dewan sendiri?

Dewan sangat setuju. Dari pimpinan dewan dan komisi kami undang juga, mereka rata-rata tidak ada penentangan. Sangat setuju untuk terkait penambahan anggaran. Mungkin ke depan kan ada pengembangan, kami sudah minta ke provinsi dan juga kalau pusat pastinya. Jadi sinergi pusat, provinsi, dan kabupaten ini kami harapkan bisa menyatu sehingga niat kita untuk percepatan agar Bandara Ngloram bisa beroperasi saya kira bisa dilaksanakan secepatnya.

Pak Ariadi barangkali bisa menambahkan sedikit terkait dengan target pasar?

Jadi ATR-72 kalau ful kapasitas adalah 72 penumpang. Saat ini Citilink dengan pandemi harus mengurangi atau mengosongkan bangku hampir 20 persen. Sehingga kurang lebih 64 seat saja. Bagi saya logikanya masak sih tidak ada penumpang 64 orang, dari Jakarta ke sini gitu lho. Itu logika sederhana saja. Masak tidak ada dari sini ke sana, sehingga dengan satu gerbong kereta aja ada 30 eksekutif. Masak sih tidak bisa dua gerbong saja. Sehingga saya yakin untuk pasar, tidak hanya dari Jakarta tetapi Surabaya, kenapa Surabaya karena dari Indonesia timur itu di Surabaya, dari Kalimantan dan sebagainya. Malah kebetulan ada yang koemntar di akun saya kenapa kok tidak buka, misalnya di Balikpapan, karena di situ juga banyak orang yang di Blora juga migas. Sehingga saya rasa  kita buka dulu satu nanti akan berkembang dengan sendirinya.

Kalau Bu Rahmakika, ini optimistis tidak Citilink akan berkembang di Ngloram?

Pasti optimis dan saya lihat tadi banyak yang antusian. Jadi saya yakin akan berjalan dengan lancar.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved