Breaking News:

Berita Regional

Tak Terima Ayah Dimaki dan Disebut Miskin, Pemuda Kupang Ini Tikam Tetangga

Gara-garanya, YG kerap kali memaki ayah RP yang bernama JP dan menyebutnya miskin.

GOOGLE
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, KUPANG - RP Pemuda berinisial RP (25) menikam tetangganya sendiri seorang pensiunan guru, YG (63), warga Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gara-garanya, YG kerap memaki ayah RP yang bernama JP dan menyebutnya miskin.

Penganiayaan berawal ketika YG meminta bantuan JP untuk membetulkan rumahnya yang rusak karena terkena Badai Seroja.

Baca juga: Ratusan Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Ritual yang Dihadiri Ribuan Warga di Sungai Gangga

Baca juga: Istri Diludahi Mantan Pacar, Pria Solo Ini Culik Pelaku Lalu Dibawa Ke Kuburan & Disetrum

Baca juga: Ganjar Pranowo Ngakak Ketemu Lagi Santri Bercita-cita Jadi Ambulans

Baca juga: Bayi Kambing Lahir Mirip Manusia Disembah Warga, ini Wujud Aslinya

 
Oleh YG, JP diberi uang Rp 1,5 juta untuk membeli paku, kayu, seng, dan semen.

Ia pun pun mulai memperbaiki rumah pensiunan guru tersebut.

Bangunan rumah sudah selesai diperbaiki.

Namun kios milik YG belum diperbaiki dan sisa uang Rp 500.000 milik YG masih disimpan oleh JP.

Pada Senin (12/4/2021), YG tiba-tiba marah dan meminta JP untuk mengembalikan semua uang miliknya.

Selain itu YG juga memaki dan menyebut JP melarat dan miskin.

Karena dihina, JP sempat ingin melapor ke Mapolres Kupang Kota.

Namun hal tersebut diurungkan karena YG masih tetangganya.

Tikam korban

Kejadian tersebut tak hanya sekali.

Pada Selasa (13/4/2021), YG  menemui JP dan kembali menghina serta memakinya.

Saat itu RP yang sedang tidur langsung terbangun.

Ia emosi ketika mendengar ayahnya terus menerus dimaki oleh YG.

JP pun mengambil pisau dan mendatangi korban lalu menusuknya bagian punggung kiri pensiunan guru tersebut.

Ia kemudian membuang pisau.

 
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Hasri Manasye Jaha mengatakan JP telah diamankan polisi dan dibawa ke Polres Kupang Kota untuk diminta keterangan.

"Pelalu jengkel karena ayahnya dihina dan dimaki oleh YG, seorang pensiunan guru yang rumahnya berdekatan dengan pelaku," ungkap Hasri kepada Kompas.com di Kupang, Kamis (15/4/2021) siang.

Selain itu polisi juga mencari barang bukti pisau yang dibuang oleh pelaku.

Sementara korban dievakusi ke rumah sakit.

Ia belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan medis.

"Kita sudah amankan pelaku di Mapolres untuk penyidikan lebih lanjut.

Kita juga masih cari pisau yang dibuang pelaku," kata Hasri. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita di Balik Kasus Pemuda Tikam Pensiunan Guru di Kupang, gara-gara Ayah Disebut Miskin"

Baca juga: Modal Tusuk Gigi, Kawanan Pembobol ATM di Tasikmalaya Gasak Uang Nasabah Rp 467 Juta

Baca juga: Evi Terima Klaim Santunan Rp 42 Juta setelah Ibunya Meninggal saat Menjadi Panwaslu

Baca juga: Ibu dan Anak Tewas dalam Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Padang, 2 Mobil Masuk Jurang

Baca juga: Terduga Teroris yang Ditembak Mati Densus 88 di Makassar Pernah Lempar Bom di Acara Gubernur

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved