Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Boyolali

Maling di Boyolali Curi Honda Scoopy Tinggalkan Suzuki Shogun, Tak Ada 24 Jam Sudah Tertangkap

Kapolsek Mojosongo, AKP Joko Winarno menungkapkan, setelah melakukan pencurian pelaku lantas pulang dan pergi ke Tawangmangu

Editor: muslimah
TribunSolo.com/@PolsekMojosongo
Pelaku pencurian motor tinggalkan motor milik Paryani di Kampung Sidomulyo, Kelurahan/ Mojosongo, Kabupaten Boyolali yang berhasil diamankan polisi. 

Adapun singkat cerita lanjut dia, setelah polisi mengantongi bukti cukup akhirnya pelaku berhasil diamankan Jum'at (16/4/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sementara kendaraan yang dicurinya masih bersama pelaku yang sempat tidur di pos ronda.

"Yang kami ungkap cepat tak ada 24 jam pelaku ditangkap, katanya motifnya ingin memiliki uang makanya mencuri motor, tetapi belum laku," akunya. 

Lanjut, ia menambahkan pelaku bersama barang bukti dibawa ke Mapolsek Mojosongo, untuk diproses hukum lebih lanjut.

"Pelaku akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan pidana penjara paling 5 tahun," pungkasnya.

Scoopy Ditukar Vario

Sebelumnya, kejadian unik pencurian terjadi di kantor jasa pengiriman Si Cepat, Jalan Monginsidi, Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Saat membawa kabur Honda Scoopy berwarna merah hati, entah kenapa, si maling ketahuan meninggalkan motor Honda Vario-nya di toko sebelah timur lokasi pencurian.

Mungkin dikira tidak tertangkap CCTV, makanya sepeda motornya diparkirkan di lokasi dekat pencurian tersebut.

Namun sayangnya aksi jatahnya terekam jelas CCTV .

Bahkan video detik-detik maling tersebar ke media sosial dan viral.

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, alhasil bermodalkan setiap detik rekaman CCTV, pemilik honda Scoopy yang dicuri bersama karyawan Si Cepat menelusurinya.

Mengingat pelaku sempat mondar-mandir beberapa kali sebelum akhirnya memarkirkan sepeda motor Honda vario hitam.

Pelaku kemudian berjalan-jalan di depan kantor Si Cepat sebelum akhirnya menggondol sepeda motor Honda Scoopy merah berplat nomor AD-4862-AJQ.

Pegawai atau Sorter First Mile Si Cepat Ekspres, Fajar Sinaray mengungkapkan sepeda motor Scoopy sebenarnya mau dipakai pemilik untuk salat Jumat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved