Breaking News:

ETLE

450 Pengendara di Kudus Terekam CCTV Langgar Lalu Lintas, Rata-Rata Tak Pakai Helm dan Bonceng Tiga

Sejak pemberlakuan sistem tilang elektoronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Satlantas Polres Kudus.

Istimewa
Salah seorang personel Satlantas Polres Kudus memantau kamera pengawas pengendara.(IST). 

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sejak pemberlakuan sistem tilang elektoronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Satlantas Polres Kudus mencatat sebanyak ratusan pengendara melanggar lalu lintas.

Kasatlantas Porles Kudus AKP Galuh Pandu Pandega mengatakan, pelanggarannya meliputi tidak mengenakan helm, bonceng tiga, dan marka jalan. Dari beragam jenis pelanggaran itu, kata dia, paling banyak didominasi tidak mengenakan helm dan bonceng tiga.

"Sampai saat ini jumlahnya 450. Yang sudah konfirmasi tilang datang ke kantor 280," kata Pandu kepada Tribun Jateng, Kamis, (22/4/2021).

Dia menambahkan, para pelanggar yang sudah mendapat surat konfirmasi tilang diberi waktu hingga 14 hari untuk datang ke kantor. Kalau dalam batas waktu itu tidak mau datang konfirmasi ke kantor, lanjut Pandu, maka pelanggar menanggunh risiko besar.

Menurutnya, pelanggar yang tidak mau mengindahkan surat konfirmasi tilang, STNK akan diblokir. Dengan demikian, pengendara tersebut untuk selanjutnya tidak bisa bayar pajak motor dan balik nama. Selain itu juga, nilai jual motor akan murah.

"Masyarakat yang kena ETLE segera ke kantor. Karena risikonya ditanggung sendiri. Kalau tidak tahu alamatnya, di surar konfirmasi saya cantumkan barcode share locationnya," tandasnya.(yun).

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved