Pencarian Kapal Selam Nanggala
Status Kapal Selam Nanggala 402 Tenggelam, Ditemukan Sajadah Milik ABK
Sebuah sajadah ditemukan tim pencari kapal selam KRI Nanggala yang dinyatakan tenggelam di palung laut.
Keretakan pada kapal selam buatan Jerman yang sudah berusia 40 tahun itu, diduga karena kuatnya tekanan air dalam kedalaman 850 meter.
"Dengan alat (serpihan dan barang) yang sudah keluar, terjadi keretakan."
"Karena sampai dalam 700-800 meter tentu akan terjadi keretakan di kapal selam itu," ujar Laksamana Yudo.
"Sehingga barang-barang keluar, karena barang ini sebenarnya ada di dalam; penahan atau pelurus torpedo ini sampe keluar. Jadi ada keretakan besar," tambahnya.
3. Air Laut Diduga Sudah Masuk ke Kapal
Lantaran ada keretakan, Laksamana Yudo menduga air laut sudah masuk ke dalam kapal.
Namun, belum bisa dipastikan apakah air laut masuk ke seluruh bagian kapal selam.
Sebab, ada pembagian kompartemen di dalam kapal.
"Air (yang masuk) kemungkinan ada, tapi ada kemungkinan ada bagian kabin yang air tidak masuk."
"Air itu bisa ada bagian enggak masuk. Jadi di dalam ruang itu di bagi kompartemen."
"(Kalau) Anggota sempat tutup, ada kemungkinan tidak kemasukan air," jelasnya.
Sehingga, menurut Yudo, pihaknya akan mengerahkan kapal untuk melakukan evakuasi terhadap para ABK yang dimungkinkan masih dalam kondisi selamat.
"Tetap dengan kesulitan ini, kami tetap melakukan prosedur untuk pengangkatan atau evakuasi berikutnya," ungkap Yudo.
4. Nasib Awak Kapal Belum Bisa Diprediksi
Setelah dinyatakan tenggelam, bagaimana nasib awal kapal selam KRI Nanggala 402?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sajadah-dan-barang-awak-kri-nanggala-402.jpg)