Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pencarian Kapal Selam Nanggala

Ini 2 Kapal TNI AL yang Tenggelam Sebelum KRI Nanggala 402

KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam. Insiden KRI Nanggala 402 menambah daftar tenggelamnya kapal milik TNI AL.

IST
Kapal selam KRI Nanggala-402 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga telah menyatakan bahwa seluruh kru kapal yang berjumlah 53 orang dinyatakan gugur.

Insiden KRI Nanggala 402 menambah daftar tenggelamnya kapal milik TNI AL.

Baca juga: Pupus Sudah Janji Peltu Wahyudi Beri Sepatu PDL ke Pandu, Anak Jadi Korban Tenggelam KRI Nanggala

Baca juga: Bayi 3 Bulan Tidak Punya Lubang Anus di Pekalongan Butuh Bantuan

Baca juga: Pesan WA Terakhir Kru KRI Nanggala 402, Masih Pengantin Baru Istri Resah Ditinggal: Mas Harus Pulang

Baca juga: Suasana Duka di Rumah Letkol Laut (P) Heri Oktavian Komandan Kapal KRI Nanggala 402 Tenggelam

Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan, telah diperoleh citra yang telah dikonfirmasi sebagai bagian KRI Nanggala 402 meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, bagian kapal yang lain termasuk baju keselamatan awak kapal NK-11.

Ia melanjutkan, berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur.

Adapun dikutip dari laman Kompas TV, kecelakaan yang melibatkan kapal TNI AL bukan kali ini saja terjadi.

Namun, ada 2 kecelakaan lainnya yang juga melibatkan kapal TNI di tahun-tahun sebelumnya.

Pada 2020 lalu, kapal KRI Teluk Jakarta-541 tenggelam di perairan arah timur laut Pulau Kangean, Jawa Timur.

Pada Selasa, 14 Juli 2020, KRI Teluk Jakarta-541 yang berusia 41 tahun dilaporkan tenggelam di perairan Masalembo sekitaran Jawa Timur pada pukul 09.00 WIB.

Kapal yang digunakan sebagai armada pendarat pasukan TNI AL itu tenggelam akibat kebocoran yang terjadi saat hantaman gelombang laut cukup tinggi.

KRI Teluk Jakarta-541 tenggelam saat melaksanakan operasi dukungan laut untuk pergeseran logistik ke wilayah timur.

Sebanyak 54 anak buah kapal KRI Teluk Jakarta-541 kemudian diselamatkan awak KM Tanto Sejahtera yang sedang berlayar di sekitar lokasi tenggelamnya KRI Teluk Jakarta-541.

Adapun satu ABK lain ditolong oleh awak KM Dobonsolo milik PT Pelni.

Selain itu, pada 2018, KRI Rencong-622 terbakar dan tenggelam di perairan Sorong, Papua Barat, tepatnya pada Selasa, 11 September 2018.

Musibah ini terjadi pada saat KRI Rencong-622 bergerak dari laut menuju dermaga umum Sorong untuk melaksanakan bekal ulang air tawar di Pelabuhan Sorong.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved