Berita Blora
Kepala DPMPTSP: Mal Pelayanan Publik Blora Termasuk Tercepat di Indonesia
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Purwanto, menyebut progres Mal Pelayanan Publik (MPP) Blora sudah mencapai 80 persen.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Purwanto, menyebut progres Mal Pelayanan Publik (MPP) Blora sudah mencapai 80 persen.
Pada awal Mei rencananya MPP sudah beroperasi dan membuka pelayanan 270 stan.
“Progressnya sudah 80 persen.
Baca juga: Ini Alasan Jenazah Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402 Dievakuasi ke Surabaya
Baca juga: Rini Rembang Sempat Kejang-kejang Saat Suapi Anak Sebelum Dinyatakan Meninggal di RS Tugu Semarang
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Pemuda Klaten Ditangkap, Ternyata Teman Satu Tongkrongan: Insting Polisi Benar
Baca juga: Bilang FB Dibajak, Imam Akhirnya Akui Tulis Komentar Negatif Soal Istri Kru KRI Nanggala: Tersangka
Nantinya akan ada 270 macam layanan yang dibuka di MPP ini, mulai dari lembaga vertikal, Dinas atau Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Jawa Tengah hingga kabupaten.
SOP-nya sedang kita susun bersama untuk nantinya dilaporkan ke Kementerian PAN-RB terlebih dahulu,” ucap Purwanto, Rabu (28/4/2021).
Purwanto melanjutkan, proses persiapan MPP di Kabupaten Blora menurutnya termasuk yang tercepat di Indonesia.
Pasca-penandatanganan komitmen pembangunan dengan Menteri PAN-RB yang dilakukan Bupati Blora Arief Rohman 2 Maret 2021 lalu, kurang dari 3 bulan sudah akan siap beroperasi.
Bahkan, meski belum beroperasi, pekan lalu sudah ada yang studi banding dari Pemkot Pasuruan ke MPP Blora.
“Mereka ingin tahu bagaimana proses MPP Blora yang begitu cepat.
Ini semua berkat komitmen Bapak Bupati yang kuat dan semangat kerja seluruh teman-teman OPD.
Mohon doanya semoga nanti semuanya lancar,” kata Purwanto.
Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman, mengatakan, MPP ini selaras dengan tujuan dari pemerintah pusat tentang kemudahan perizinan dan investasi daerah di tengah pandemi Covid-19.
Hal itu dilakukan supaya perekonomian bisa tetap tumbuh.
“Intinya dengan MPP ini nanti seluruh bentuk pelayanan kita jadikan satu agar masyarakat tidak perlu wira wiri.
Pelayanan perizinan yang biasanya bisa sampai beberapa hari, akan kita upayakan agar SOP nya bisa diselesaikan secepat mungkin,” tambah Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini.
“Kami ingin pekan pertama Mei nanti, sekitar tanggal 5 atau 6 Mei semuanya harus sudah siap beroperasi untuk melayani masyarakat.
Jika Kementerian PAN-RB mengizinkan soft launching, akan kami soft launching sebelum lebaran,” kata Arief.
Sementara grand launching MPP Blora bakal digelar pada 3 Juni 2021 oleh Menpan-RB.
Dalam kesempatan yang sama, dia berharap nantinya juga ada peresmian MPP mobile untuk pelayanan keliling.
Di dalam MPP, kata Arief, juga dilengkapi ruang pamer kerajinan dan produk UMKM Kabupaten Blora kerja sama dengan Dekranasda.
“Dekranasda juga kita tempatkan di sini, agar produk kerajinan dan UMKM kita juga bisa dikenal masyarakat luas,” kata dia. (goz)
Baca juga: 9 Anggota KKB Papua Tewas, 1 Brimob Gugur Dalam Kontak Senjata
Baca juga: Benarkah Tsunami Virus Corona di India dapat Berdampak bagi Seluruh Dunia, Ini Kata Para Ahli
Baca juga: Truk Minyak Goreng Terguling di Pekalongan, Warga: Sopir Bilang Minyak yang Tumpah Diambil Saja
Baca juga: Bambang Brodjonegoro tak Lagi Jadi Menristek, Inilah Jabatan Barunya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-blora-arief-rohman-meninjau-progres-mpp-blora.jpg)