Breaking News:

Penanganan Corona

Muncul Klaster Tarawih di Banyumas, Puluhan Warga Positif Covid-19, Berawal dari Jemaah Sakit

Dua minggu lebih puasa Ramadan, kasus Covid-19, klaster tarawih muncul di Banyumas

TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat ditemui Tribunbanyumas.com, Jumat (19/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Dua minggu lebih puasa Ramadan, kasus Covid-19, klaster tarawih muncul di Banyumas. 

Penambahan kasus Covid-19 muncul dari klaster tarawih, tepatnya di Desa Pekaja Kacamatab Kalibagor, dan Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede. 

Kasus tersebut bermula dari dua orang warga Desa Pekaja yang positif Covid. 

Kemudian pihak Dinkes melakukan tracing dan ditemukan total 44 orang lainnya positif. 

"Kita melakukan tracing ditemukan total positif ada 44 orang," kata Bupati kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (29/4/2021). 

Dari ke-44 orang positif itu, 1 orang dirawat di RSUD Banyumas, sedangkan 43 orang menjalani isolasi mandiri. 

Sementara itu untuk kluster tarawih lainnya terjadi pula di Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede.

Dimana terdapat 7 orang positif yang sekarang sedang menjalani karantina di RK Diklat Baturraden mulai 26 April 2021.

"Gejala ringan 1 orang (pilek batuk), 6 orang lainnya tanpa gejala," tambahnya. 

Bupati menerangkan, klaster tarawih bermula dari 1 orang jamaah yang sudah sakit di awal Ramadhan.

Akan tetapi masih tetap nekat berangkat tarawih. 

Dengan ditemukannya klaster tarawih, bupati menerangkan tidak akan menutup tempat ibadah akan tetapi akan memperketat prokes.

"Dalam dua hari ini akan ada pertemuan dengan tokoh agama dan forkompinda," tutupnya. (Tribunbanyumas/jti) 

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved