Berita Karanganyar
Polisi Tunggu Hasil Labfor Soal Kasus Penganiayaan Kakek Dengan Cucu di Gondangrejo Karanganyar
Kepolisian masih menunggu hasil laboratorium forensik (Labfor) atas kasus penganiayaan yang melibatkan kakek dan cucu di Desa Tuban
Penulis: Agus Iswadi | Editor: rival al manaf
Penulis: Agus Iswadi.
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kepolisian masih menunggu hasil laboratorium forensik (Labfor) atas kasus penganiayaan yang melibatkan kakek dan cucu di Desa Tuban Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar.
Beberapa barang bukti sudah diamankan kepolisian seperti pakaian, kayu dan cangkul.
Kasus penganiayaan itu terjadi pada Senin (13/4/2021) pagi. Akibat kejadian tersebut sang cucu meninggal dunia usai mengalami luka parah pada bagian kepala.
Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Kresnawan Hussein menyampaikan, saat ini kakek berinisial S (68) masih ditahan di Rutan Polres Karanganyar.
Kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lanjutan terkait kasus penganiayaan tersebut.
"Karena ada beberapa barang bukti yang kita temukan diduga ada yang berisi darah dan masih dilakukan uji Labfor. Sementara belum ada hasilnya," katanya kepada Tribunjateng.com, Rabu (28/4/2021).
Dia menjelaskan, kesimpulannya kakek itu mengakui telah melakukan kekerasan terhadap cucunya HA (17) menggunakan kayu.
"Untuk cangkul tidak diakui tersangka tapi kita masih menggali kesesuaian itu," ucapnya.
AKP Kresnawan menuturkan, sudah ada 10 saksi yang diperiksa kepolisian. Berdasarkan keterangan saksi semula, sang cucu yang menganiaya kakek terlebih dahulu. Sebelum kejadian, sempat terjadi keributan antara kakek dan cucu.
Lanjutnya, keributan dalam lingkup keluarga itu memang sudah biasa didengar oleh para tetangga. Sang cucu biasa meminta uang kepada kakek atau ibunya. Kejadian penganiayaan antara kakek dan cucu itu berlangsung selama sekitar 30 menit. Saat kejadian, di rumah hanya ada kakek, cucu serta adiknya.
"Ibunya kerja di Solo. Ibunya tahu informasi itu dari tetangga," jelasnya.
Kasatreskrim Polres Karanganyar mengungkapkan, setelah memukul kakeknya menggunakan kayu, sang cucu lantas pergi ke kamar ibunya untuk bermain handphone. Hingga akhirnya mungkin karena kesal, kakek itu kemudian membalas dengan memukul sang cucu menggunakan kayu.
"Sementara mungkin mempertahankan diri tapi kalau dilihat dari kronologisnya dia (kakek) membalas," tuturnya.
Sedangkan soal cangkul yang dikabarkan digunakan kakek untuk menganiaya cucu masih didalami oleh kepolisian. Apakah ada bekas darah pada cangkul tersebut. Dari hasil pemeriksaan saksi, cangkul itu biasa digunakan kakek untuk membersihkan kandang ayam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/polisi-melakukan-olah-tkp-kejadian-penganiayaan-di-desa-tuban.jpg)